Fakta Mengejutkan di Balik Liga Thailand yang Jadi Magnet Pemain Indonesia
- id.pinterest.com
VIVASoccer – Fenomena menarik tengah terjadi di dunia sepakbola Asia Tenggara yang patut mendapat perhatian khusus. Liga Thailand kini menjadi destinasi favorit pemain Indonesia untuk melanjutkan karir profesional mereka.
Liga Thailand memang sedang naik daun sebagai tujuan utama pemain Indonesia. Sandy Walsh, Pratama Arhan, dan Asnawi Mangkualam adalah bukti nyata fenomena ini.
Buriram United dan Bangkok United kini menjadi rumah baru bagi talenta Indonesia. Liga Thailand menawarkan sistem kompetisi yang jauh lebih profesional dibanding kompetisi domestik.
Profesionalisme Liga Thailand terlihat dari penerapan teknologi VAR yang konsisten. Sistem administrasi klub dan kontrak pemain juga jauh lebih transparan dan teratur.
Keunggulan utama Liga Thailand adalah kepastian finansial yang sangat menarik. Pemain tidak perlu khawatir soal gaji tertunda seperti yang sering terjadi di Liga 1 Indonesia.
Pertama, Liga Thailand memiliki manajemen kompetisi yang sangat rapi dan profesional. Jadwal pertandingan tidak pernah berubah mendadak seperti yang kerap terjadi di Indonesia.
Kedua, sistem keuangan klub di Liga Thailand sangat disiplin dan terpercaya. Greg Nurdolo pernah menyatakan tidak ada pemain yang menunggu berbulan-bulan untuk menerima gaji.
Ketiga, penerapan sport science di Liga Thailand sudah menjadi standar di semua level. Teknologi analisis performa dan manajemen cedera diterapkan secara menyeluruh.
Keempat, Liga Thailand memberikan exposure internasional melalui Liga Champions Asia. Klub seperti Buriram United rutin tampil di kompetisi tingkat Asia.
Atmosfer kompetisi Liga Thailand juga sangat kondusif bagi pemain Indonesia. Rivalitas antar klub tetap panas namun dikelola dengan profesional tinggi.
Liga Thailand menjadi surganya pemain Indonesia karena menawarkan profesionalisme, kepastian finansial, dan exposure internasional. Sistem yang rapi dan atmosfer kompetitif membuat Liga Thailand lebih menarik dibanding kompetisi domestik Indonesia.****