Rasisme Kembali Cemari Sepak Bola Eropa, Kali Ini Pemain Juve Jadi Korban

Weston McKennie
Sumber :

VIVASoccerJuventus mengecam keras aksi pelecehan rasial yang menimpa gelandang Amerika Serikat, Weston McKennie, usai laga pembuka Serie A melawan Parma pada Minggu (24/8).

Juventus Serius Rekrut Nicolas Jackson?

Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2-0 di Allianz Stadium, McKennie disebut menjadi sasaran hinaan rasial dari oknum suporter tim tamu ketika sedang melakukan pemanasan bersama rekan-rekannya.

“Juventus dengan tegas mengecam insiden ini dan segala bentuk rasisme. Klub akan memberikan kerja sama penuh kepada otoritas olahraga untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab,” tulis pernyataan resmi Juventus di media sosial.

Resmi! Jamie Vardy Kini Satu Tim dengan Kiper Timnas Indonesia

McKennie masuk sebagai pemain pengganti di laga tersebut. Sementara itu, striker asal Kanada Jonathan David mencetak gol debutnya di Serie A untuk Juventus.

Pemain berusia 26 tahun itu sendiri sudah beberapa kali menjadi korban serangan bernuansa diskriminatif. Pada 2023, Fiorentina sempat dijatuhi hukuman larangan sebagian tribun meski ditangguhkan setelah fans mereka melontarkan chant rasis kepada McKennie dan pemain Juventus lainnya.

Duel Emil Audero vs Jay Idzes di Serie A: Satu Bersinar, Satu Masih Jadi Cadangan

Insiden terbaru ini menambah panjang daftar kasus rasisme yang mencoreng sepak bola Eropa. Presiden FIFA, Gianni Infantino, pekan lalu menyebut beberapa kasus serupa di Jerman sebagai hal yang “tidak bisa diterima.”

Pernyataan Infantino itu muncul setelah tuduhan rasisme yang dialami Christopher Antwi-Adjei dari Schalke dalam laga Piala Jerman melawan Lokomotive Leipzig, serta pemain pengganti Kaiserslautern yang diduga dihina secara rasial saat pemanasan di markas RSV Eintracht.

Halaman Selanjutnya
img_title