Dari Ipswich hingga Sunderland: Klub Promosi dengan Belanja Gila-gilaan di Premier League
VIVASoccer – Promosi ke Premier League selalu dianggap sebagai berkah sekaligus ujian besar.
Tak sedikit klub rela mengucurkan dana ratusan juta euro demi memastikan mereka tidak langsung kembali terjerumus ke Championship.
Perbedaan level antara Premier League dan divisi kedua memang sangat nyata.
Klub-klub yang baru naik kasta harus berinvestasi besar untuk bisa bersaing dengan tim mapan di papan atas.
Dari Ipswich Town hingga Sunderland, berikut daftar lima tim promosi dengan belanja paling besar dalam sejarah Premier League, lengkap dengan nasib mereka di musim perdana.
5. Ipswich Town – 2024/2025 (125 juta euro)
Ipswich Town mencetak sejarah dengan promosi beruntun dari League One hingga Premier League hanya dalam dua musim.
Namun, keberhasilan itu diikuti keputusan berani dengan belanja lebih dari 100 juta pound.
Nama-nama baru seperti Omari Hutchinson, Liam Delap, hingga Sammie Szmodics langsung didatangkan.
Sayangnya, minim pengalaman di level tertinggi membuat tim asuhan Kieran McKenna kesulitan.
Mereka hanya meraih satu kemenangan setelah pergantian tahun dan terdegradasi dengan selisih 13 poin dari zona aman.
4. Burnley – 2025/2026 (125,7 juta euro)
Musim ini, Burnley juga ikut jor-joran di bursa transfer dengan merekrut total 13 pemain anyar.
Nama paling mencolok adalah gelandang muda Chelsea, Lesley Ugochukwu, yang ditebus seharga 23 juta pound.
Selain itu, The Clarets mempermanenkan sejumlah pemain pinjaman seperti Jaidon Anthony, Marcus Edwards, Zian Flemming, dan Bashir Humphreys.
Strategi ini menjadi sinyal keseriusan Burnley untuk mengamankan tempat di Premier League.
3. Aston Villa – 2019/2020 (148,6 juta euro)
Setelah tiga tahun berjuang di Championship, Aston Villa kembali ke Premier League dengan investasi besar pada 2019.
Mereka memecahkan rekor transfer klub dengan merekrut Wesley dari Club Brugge, meski transfer itu tidak berjalan mulus.
Namun, rekrutan lain seperti Tyrone Mings, Ezri Konsa, dan Douglas Luiz terbukti krusial.
Villa berhasil selamat dari degradasi dengan finis di posisi ke-17, hanya satu poin dari zona merah.
Kini, Villa menjelma sebagai tim elit yang berlaga di Liga Champions 2024/2025.
2. Nottingham Forest – 2022/2023 (155,2 juta euro)
Setelah 29 tahun absen, Nottingham Forest kembali ke Premier League dengan langkah spektakuler: mendatangkan 22 pemain baru sekaligus di musim panas 2022.
Jumlah itu menjadi rekor di liga.
Meski performa mereka sempat naik-turun, Forest sukses bertahan di kasta tertinggi.
Lebih jauh, proyek besar itu menjadi pondasi kebangkitan klub.
Musim lalu, Forest bahkan finis ketujuh dan kembali tampil di kompetisi Eropa setelah hampir tiga dekade.
1. Sunderland – 2025/2026 (165 juta euro)
Sunderland mencatatkan diri sebagai klub promosi dengan belanja terbesar sepanjang sejarah Premier League.
Sebanyak 13 pemain anyar direkrut dengan total biaya mencapai 165 juta euro di bawah arahan Regis Le Bris.
Rekor transfer klub dipecahkan lewat perekrutan Habib Diarra dari Strasbourg.
Tak hanya itu, Sunderland juga membuat kejutan dengan memboyong Granit Xhaka dari Bayer Leverkusen.
Menariknya, Xhaka langsung dipercaya menjadi kapten setelah sukses membawa Leverkusen juara Bundesliga tanpa kekalahan.
Awal musim Sunderland cukup menjanjikan dengan kemenangan telak 3-0 atas West Ham United.
Namun, pertanyaan besar kini muncul: apakah investasi masif ini cukup untuk menjaga mereka tetap bertahan di Premier League setelah hampir satu dekade absen