Sekulić vs Jeremejeff! Dua Striker Bikin Perburuan Gol Memanas!
- Instagram Resmi @persib
VIVASoccer – Persaingan penyerang Persib Bandung, Balša Sekulić, dan bomber Persija Jakarta, Alexander Jeremejeff, menarik perhatian pada awal Super League 2026/2027.
Keduanya sama-sama mencetak gol dalam beberapa pekan pertama, termasuk saat berhadapan langsung dalam duel Persib kontra Persija pada September lalu.
Data resmi I.League mencatat Jeremejeff sudah mengemas tiga gol dari empat penampilan pada awal musim.
Sekulić juga masuk dalam persaingan produktivitas gol setelah mencatatkan namanya di papan skor dalam sejumlah pertandingan Persib.
Gol Berdekatan, Persaingan Kian Menarik
Pola gol kedua pemain menjadi sorotan karena beberapa kali tercipta pada pekan yang sama. Jeremejeff membuka musim dengan gol untuk Persija, sementara Sekulić juga mencetak gol bagi Persib pada pekan pertama.
Keduanya kembali mencetak gol ketika Persija menghadapi Persib pada 12 September 2026.
Jeremejeff membawa Persija unggul lebih dahulu pada menit ke-41, sedangkan Sekulić memperkecil ketertinggalan Persib melalui gol pada menit ke-82.
Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Persija 2-1 setelah Ivan Mamut mencetak gol pada masa tambahan waktu.
Hasil itu membuat duel kedua penyerang tidak hanya menarik dari sisi persaingan individu, tetapi juga berkaitan langsung dengan hasil pertandingan dua rival tersebut.
Pada pekan keempat, keduanya kembali mencetak gol dalam pertandingan yang berbeda.
Jeremejeff mencetak gol ketika Persija mengalahkan PSIM Yogyakarta pada 10 Oktober, sedangkan Sekulić mencetak gol saat Persib bermain imbang 2-2 melawan Dewa United sehari kemudian.
Jeremejeff Jadi Andalan Persija
Jeremejeff datang ke Persija dengan pengalaman bermain di sejumlah kompetisi Eropa. Penyerang asal Swedia itu diharapkan menambah ketajaman lini depan Macan Kemayoran sepanjang musim 2026/2027.
Pada awal kompetisi, kontribusinya langsung terlihat melalui gol-gol yang membantu Persija mengumpulkan poin.
Kemampuannya memanfaatkan peluang menjadi salah satu aspek yang membuat namanya diperhatikan dalam persaingan pencetak gol.
Meski demikian, jumlah gol pada fase awal musim belum cukup untuk memastikan siapa yang akan mengakhiri kompetisi sebagai top skor.
Konsistensi penampilan, kebugaran, serta kesempatan bermain akan turut memengaruhi produktivitas masing-masing pemain.