Persib Tagih Piutang Rp9,45 Miliar ke PT LIB, Hak Siar Belum Cair

Persib Bandung
Sumber :
  • pinterest

VIVASoccer – Kabar terbaru mengenai kondisi finansial klub sepak bola profesional kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta olahraga tanah air.

img_title Persib Bandung Pesta Gol, Hajar Isenmulang FC 4-0

Manajemen salah satu klub terbesar di Indonesia baru saja memberikan pernyataan resmi terkait catatan keuangan mereka.

Klub yang identik dengan warna biru ini mengungkap adanya tunggakan piutang dari pihak operator penyelenggara kompetisi.

img_title Setelah Hadapi Isenmulang FC, Persib Langsung Bertolak Menuju Australia

Tidak tanggung-tanggung, jumlah dana yang masih tertahan di pihak penyelenggara liga menyentuh angka miliaran rupiah.

Detail Rincian Tunggakan

img_title Tidak Tayang di TV, Ini Link Live Streaming Persib vs Isenmulang FC

Berdasarkan hasil proses administrasi dan pencatatan terbaru, total piutang tersebut mencapai lebih dari sembilan miliar rupiah.

Pengumuman ini disampaikan sebagai wujud nyata transparansi dan profesionalisme manajemen dalam mengelola keuangan tim secara sehat.

Langkah keterbukaan publik semacam ini sangat penting untuk membangun kepercayaan antara klub, sponsor, dan para pendukung setia.

Proses rekonsiliasi keuangan memang selalu menjadi agenda rutin yang wajib diselesaikan demi kelancaran roda kompetisi.

Pihak manajemen telah mengirimkan surat konfirmasi resmi terkait rincian saldo piutang ini kepada jajaran direksi operator liga.

Surat bernomor 225/DIR-PBB/X/2026 tersebut secara khusus ditujukan langsung kepada pucuk pimpinan perusahaan penyelenggara kompetisi.

Dalam dokumen yang diterbitkan pada akhir bulan Agustus 2026 lalu, tertera rincian angka tagihan yang sangat spesifik.

Manajemen mencantumkan bahwa nominal pasti piutang yang belum terbayarkan adalah sebesar Rp9.453.229.703.

Jika dieja secara lengkap, angka tersebut setara dengan sembilan miliar empat ratus lima puluh tiga juta dua ratus dua puluh sembilan ribu tujuh ratus tiga rupiah.

Dana segar sebesar itu sejatinya memiliki peran yang sangat vital dalam menunjang seluruh operasional tim sepanjang musim kompetisi berjalan.

Klub tentu membutuhkan likuiditas yang sehat untuk membayar gaji pemain, biaya perjalanan tandang, hingga perawatan fasilitas latihan.

Tertahannya dana hak klub berpotensi memberikan tekanan tersendiri bagi kelancaran arus kas perusahaan pengelola tim.

Meski demikian, kondisi finansial klub kebanggaan masyarakat ini diyakini masih dalam keadaan yang sangat stabil dan terkendali.

Menanti Pembagian Hak Siar

Fakta menarik lainnya terungkap bahwa nominal piutang yang disebutkan sebelumnya rupanya masih belum bersifat final.

Halaman Selanjutnya
img_title