Persib Siapkan Rotasi Pemain Hadapi Jadwal Padat Oktober 2026
- dok_@persib
VIVASoccer – Persib Bandung mulai mempersiapkan strategi menghadapi jadwal pertandingan yang sangat padat pada Oktober 2026.
Maung Bandung tidak hanya akan tampil di kompetisi domestik, tetapi juga harus membagi fokus ke sejumlah turnamen antarklub Asia.
Kondisi tersebut membuat rotasi pemain menjadi salah satu bagian penting dari persiapan Persib.
Pelatih Persib, Igor Tolic, perlu mengatur menit bermain agar kondisi fisik pemain tetap terjaga sepanjang periode padat tersebut.
Persib sebelumnya sudah merasakan beratnya jadwal pada September 2026.
Maung Bandung harus menjalani pertandingan dengan jarak waktu yang relatif singkat, termasuk setelah melakukan perjalanan ke Korea Selatan untuk menghadapi FC Seoul di AFC Champions League Two.
Setelah pertandingan di Seoul pada 16 September, Persib kembali ke Indonesia dan bertandang menghadapi Persijap Jepara pada 20 September.
Situasi tersebut membuat pemulihan kondisi fisik menjadi perhatian tim pelatih.
Tolic sebelumnya menilai tidak ada pertandingan yang mudah karena setiap laga memiliki tantangan tersendiri, ditambah jadwal kompetisi yang padat.
Karena itu, Persib membutuhkan kedalaman skuad agar tidak bergantung pada pemain yang sama dalam setiap pertandingan.
Rotasi dapat menjadi cara untuk memberikan waktu istirahat kepada pemain yang memiliki beban menit bermain tinggi.
Pada saat yang sama, pemain lain mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan ketika dipercaya tampil.
Persib Hadapi Tujuh Pertandingan pada Oktober
Tantangan Persib semakin besar karena Oktober 2026 akan dipenuhi pertandingan dari beberapa kompetisi.
Persib dijadwalkan memainkan tujuh pertandingan sepanjang bulan tersebut dengan jeda yang relatif singkat.
Maung Bandung akan tampil di Super League, AFC Champions League Two, dan ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/2027.
Salah satu pertandingan yang sudah menanti adalah duel Persib melawan Port FC pada 8 Oktober 2026 di ajang Shopee Cup.
Setelah itu, Persib dijadwalkan menghadapi Dewa United pada 11 Oktober.
Tiga hari kemudian, Persib kembali bertanding di AFC Champions League Two dengan menghadapi Viettel FC.
Persik Kediri kemudian menjadi lawan Persib pada 18 Oktober.
Rangkaian pertandingan tersebut membuat jarak antarlaga Persib sangat rapat.
Situasi itu menjadi tantangan tersendiri bagi Tolic untuk menentukan pemain yang turun sejak menit pertama.