Persib dan Persija Bikin Super League Geger, Skuad Dirombak Total!
VIVASoccer – Persija Jakarta menutup bursa transfer Super League 2026/2027 dengan merekrut Marselino Ferdinan dari Oxford United.
Langkah itu menjadi bagian dari pembenahan besar Persija yang juga mendatangkan Nadeo Argawinata, Pratama Arhan dan sejumlah pemain asing.
Marselino Jadi Potongan Terakhir
Marselino diumumkan Persija pada 23 September 2026, tepat menjelang penutupan pendaftaran pemain awal musim.
Manajer Persija Ardhi Tjahjoko menyebut perekrutan tersebut berkaitan dengan kebutuhan memperdalam komposisi skuad.
“Kami berharap cederanya bisa pulih secepatnya,” kata Ardhi melalui laman resmi Persija.
Marselino sendiri menyebut Persija sebagai klub yang dinilainya tepat untuk mengembalikan performa dan kebugarannya.
“Persija lah tim yang terbaik untuk saya ke depannya,” ujar Marselino dalam keterangan resmi klub.
Bukan Sekadar Nama Besar
Kedatangan Marselino juga menambah pengalaman internasional di lini tengah Persija.
Persija mencatat Marselino tampil 13 kali pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan dua gol dan satu assist untuk Indonesia.
Ia juga memiliki pengalaman klub di Belgia, Inggris dan Slovakia sebelum kembali ke kompetisi Indonesia.
Persija Sudah Berubah
Perombakan Persija sebenarnya dimulai jauh sebelum nama Marselino muncul pada hari terakhir bursa.
Nadeo Argawinata didatangkan dari Borneo FC dengan kontrak lima tahun hingga 2031.
Persija juga melepas sejumlah pemain setelah musim 2025/2026 dan kemudian membangun komposisi baru bersama Shin Tae-yong.
Persib Tak Kalah Aktif
Di sisi lain, Persib Bandung juga mengubah wajah skuadnya untuk musim 2026/2027.
Persib memperkenalkan 32 pemain, termasuk enam pemain asing baru dan dua pemain Indonesia berpengalaman bersama Timnas, Sandy Walsh serta Ragnar Oratmangoen.
Enam legiun asing baru Persib adalah Gabriel Mutombo, Gakuto Notsuda, Balsa Sekulic, Luka Menalo, Mariano Peralta dan Danijel Loncar.
Efek Langsung di Klasemen
Perubahan skuad terjadi ketika persaingan Super League sudah berjalan.
Persija memenangi tiga pertandingan awal dan mengoleksi sembilan poin, sedangkan Persib mengumpulkan enam poin dari tiga laga.
Menariknya, pertemuan kedua tim pada 12 September berakhir 2-1 untuk Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Artinya, perubahan skuad belum berhenti ketika kompetisi dimulai karena Persija masih menambah Marselino setelah menjalani tiga pertandingan.