John Herdman Hadapi Persaingan Ketat Grup A FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman
Sumber :
  • Pinterest

VIVASoccerTimnas Indonesia menghadapi persaingan ketat di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih John Herdman dituntut mampu membawa Skuad Garuda melewati fase grup sebelum mengejar target juara pada turnamen yang berada di bawah naungan FIFA tersebut.

img_title Fakta Smes 101 Km/Jam Megawati di Korea: Hillstate vs Red Sparks Menanti!

Indonesia tergabung bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Seluruh pertandingan Grup A akan dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, sehingga Garuda mendapat keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.

Singapura Jadi Ujian Pertama

img_title Persaingan Lini Tengah Thom Haye Marc Klok untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Perjalanan Indonesia dimulai dengan menghadapi Singapura pada 25 September 2026.

Laga pembuka ini penting bagi Herdman untuk membangun momentum sekaligus melihat sejauh mana kesiapan timnya dalam pertandingan kompetitif.

img_title Adu Tajam Juru Gedor: Megawati Tantang Silva Berebut Tiket Semifinal KOVO 2026

Tiga poin menjadi modal berharga sebelum Indonesia menghadapi pertandingan yang diprediksi memiliki tensi lebih tinggi.

Setiap pertandingan di Grup A hanya dimainkan satu kali. Karena itu, kesalahan kecil bisa berdampak besar terhadap peluang Indonesia untuk mengamankan posisi teratas.

Timnas Indonesia

Photo :
  • pinterest

Malaysia Jadi Laga Penuh Gengsi

Setelah Singapura, Indonesia akan berhadapan dengan Malaysia pada 28 September.

Pertemuan kedua negara selalu memiliki perhatian khusus karena rivalitas panjang di sepak bola Asia Tenggara.

Bagi Herdman, pertandingan ini bukan hanya persoalan gengsi. Malaysia bisa menjadi salah satu penentu posisi akhir Grup A, sehingga Indonesia harus tampil dengan persiapan maksimal.

Herdman sendiri sebelumnya mengaku menantikan kesempatan menghadapi Malaysia. Ia menilai rivalitas kedua negara bisa menjadi tantangan menarik bagi Timnas Indonesia.

Bangladesh Tak Boleh Diremehkan

Pertandingan terakhir Indonesia di fase grup adalah melawan Bangladesh pada 1 Oktober.

Di atas kertas, Bangladesh mungkin tidak memiliki sorotan sebesar Malaysia, tetapi Herdman tetap tidak boleh menganggap remeh lawannya.

Dengan format pertandingan sekali bertemu, setiap poin sangat penting. Indonesia harus menjaga konsistensi sejak laga pertama hingga pertandingan terakhir.

Status tuan rumah memang memberikan keuntungan, tetapi tekanan untuk tampil sebagai kandidat juara juga semakin besar.

Herdman kini memiliki tugas menyusun strategi berbeda untuk menghadapi tiga lawan dengan karakter masing-masing.

Jika mampu mengamankan posisi puncak Grup A, Indonesia akan melaju ke final dan semakin dekat dengan target mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026.**