Tiga Diaspora Dipanggil, Ini Modal Timnas U-20 Hadapi Grup Sulit!

Timnas u20
Sumber :
  • Pinterest

VIVASoccerTimnas Indonesia U-20 membawa tiga pemain diaspora untuk menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Laos.

img_title Nova Arianto Ungkap Peran John Herdman di Balik Sukses Timnas U-20

Welber Jardim, Amar Brkic, dan Eizar Jacob masuk dalam 23 pemain pilihan Nova Arianto untuk persaingan Grup H.

Komposisi tersebut menjadi salah satu modal Garuda Muda sebelum menjalani laga pertama melawan Malaysia pada Senin, 31 Agustus 2026.

Indonesia kemudian menghadapi Laos dan Australia pada dua pertandingan berikutnya.

Tiga Nama dari Tiga Negara

Welber Jardim menjadi salah satu nama paling menarik dalam daftar tersebut.

Gelandang yang memperkuat São Paulo FC itu kembali mendapatkan kepercayaan Nova untuk agenda penting level Asia.

Amar Brkic juga masuk skuad setelah menjalani aktivitas bersama SV Darmstadt 1898 di Jerman.

Sementara itu, Eizar Jacob merupakan pemain Sydney FC yang bisa menjadi opsi Nova di lini belakang.

Ketiganya memperlihatkan bahwa skuad U-20 Indonesia tidak hanya mengandalkan pemain dari kompetisi domestik.

23 Pemain Sudah Dipilih

Nova membawa tiga penjaga gawang dalam rombongan menuju Laos.

Dafa Al Gazemi, Er Deva Aulia, dan Rendi Razzaqu menjadi pilihan untuk posisi tersebut.

Sektor pertahanan menjadi bagian dengan jumlah pemain terbanyak.

Ibra Ohorella, Putu Panji A., Ruben Asoka, Eizar Jacob, Amar Brkic, Algazani Dwi, Raditya Raharjo, Rafi Rasyiq, Ghifari Azhhari, dan Fabio Azka masuk daftar.

Di lini tengah terdapat Aleandro Alam, Nazriel Alvaro, Erwin Gerard, M. Isfandyar Abdillah, serta Welber Jardim.

Sementara lini depan diisi Irpan Abadi, Reno Salampessy, Theodore Evan L., Arkhan Kaka, dan Zahaby Gholy.

Ujian Pertama Bernama Malaysia

Timnas Indonesia U-20 langsung menghadapi Malaysia pada pertandingan pembuka Grup H.

Duel tersebut dimainkan di New Laos National Stadium, Vientiane, Senin, 31 Agustus 2026, pukul 16.00 WIB.

Malaysia menjadi laga pertama dari tiga pertandingan yang harus dilewati Garuda Muda.

Setelah itu, Indonesia menghadapi Laos sebelum berjumpa Australia pada pertandingan terakhir.

Karena fase grup hanya menyediakan tiga pertandingan, setiap hasil memiliki arti penting bagi posisi akhir Indonesia.

Australia Menjadi Tes Berikutnya

Australia menjadi salah satu lawan terberat yang harus dihadapi Indonesia di Grup H.

Pertandingan tersebut akan menjadi penutup perjalanan Garuda Muda dalam fase kualifikasi di Laos.

Sebelum mencapai pertandingan itu, Nova harus memastikan timnya mampu melewati dua pertandingan pertama dengan hasil yang menjaga peluang lolos.

Kehadiran tiga pemain diaspora memberi Nova tambahan pilihan dalam menyusun komposisi tim.

Namun, nama besar pemain tetap harus diterjemahkan menjadi performa ketika pertandingan resmi dimulai.

Persiapan Dimulai dari Thailand

Sebelum berangkat ke Laos, Timnas Indonesia U-20 menjalani pemusatan latihan di Thailand sepanjang Agustus.

Nova juga menggunakan rangkaian pertandingan uji coba untuk melihat kesiapan para pemain.

Indonesia menang 3-2 atas Kasem Bundit University FC dalam pertandingan pertama.

Garuda Muda kemudian bermain imbang 0-0 menghadapi Uni Emirat Arab U-20.

Ujian terakhir berakhir dengan kekalahan 1-2 dari Irak U-20.

Rangkaian tersebut memberikan gambaran mengenai sejumlah aspek yang masih harus diperbaiki sebelum pertandingan kompetitif.

Tiket Asia Jadi Target

Perjalanan di Laos bukan sekadar agenda biasa bagi generasi muda Indonesia.

Timnas U-20 sedang memburu tiket menuju putaran final Piala Asia U-20 2027.

Karena itu, 23 pemain yang dipilih Nova membawa tanggung jawab untuk menjaga peluang Indonesia sejak pertandingan pertama.

Welber Jardim, Amar Brkic, dan Eizar Jacob menjadi tiga pemain diaspora yang ikut dalam misi tersebut.

Kini, Malaysia menjadi penghalang pertama sebelum Indonesia menghadapi Laos dan Australia.

Bagi Nova Arianto, tantangan berikutnya bukan lagi memilih pemain, melainkan menemukan kombinasi terbaik dari 23 nama yang sudah dibawanya ke Laos.**