Bukan Formasi, Ini Celah Terbesar Timnas Indonesia Jelang FIFA Asean Cup 2026!

Timnas Indonesia
Sumber :
  • instagram TimnasIndonesia

VIVASoccer – Piala AFF 2026 meninggalkan satu pekerjaan rumah penting bagi Timnas Indonesia, yakni memperkecil jarak kualitas antara pemain utama dan pelapis.

img_title Ini Deretan Diaspora Timnas Indonesia yang Berpeluang Dilirik Klub Eropa

Persoalan itu menjadi sorotan setelah Indonesia gagal melaju ke semifinal dan hanya finis di posisi ketiga Grup A dengan tujuh poin.

Garuda menang atas Kamboja dan Timor Leste, kemudian kalah dari Vietnam serta bermain imbang melawan Singapura.

img_title Dua Target Persib Punya Masa Lalu Mentereng, Pernah Bersama CR7!

Menariknya, persoalan tersebut tidak semata berkaitan dengan jumlah pemain yang tersedia.

Indonesia justru memiliki banyak nama dengan pengalaman internasional, tetapi komposisinya belum tentu memberikan kualitas yang sama ketika dilakukan rotasi.

img_title Igor Tolic Ungkap Kondisi Pemain Persib Jelang Play-off ACL Two

Masalahnya Bukan Sekadar Jumlah Pemain

Pengamat sepak bola Roni Pangemanan menyoroti persoalan tersebut dalam NTV Sportcast.

Ia menyebut masalah utama Indonesia di Piala AFF berkaitan dengan kedalaman skuad, terutama ketika kualitas pemain utama dibandingkan dengan pemain pengganti.

Pandangan itu menjadi menarik jika dibandingkan dengan performa Indonesia sebelum Piala AFF 2026.

Pada FIFA Series 2026, Indonesia mampu menang 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis sebelum kalah tipis 0-1 dari Bulgaria.

Setelah itu, Indonesia juga meraih kemenangan 3-0 atas Oman dan 1-0 melawan Mozambik pada agenda pertandingan internasional Juni.

Catatan tersebut memperlihatkan adanya perbedaan performa ketika komposisi pemain yang lebih mendekati tim utama tersedia.

FIFA juga mencatat sejumlah pemain seperti Emil Audero, Jay Idzes, Kevin Diks, Maarten Paes, Calvin Verdonk dan Ole Romeny sebagai bagian penting dari skuad pada FIFA Series.

Thom Haye Jadi Contoh Paling Jelas

Nama Thom Haye kemudian menjadi salah satu contoh yang paling mudah terlihat.

Dalam pembahasan NTV Sportcast, Roni menilai Indonesia terlalu bergantung kepada pengaruh Haye di lini tengah selama Piala AFF.

Haye memang memberikan kontribusi penting ketika Indonesia mengalahkan Kamboja 5-1 dan Timor Leste 3-0.

Namun, ketergantungan terhadap satu pemain juga menunjukkan pertanyaan lain yang lebih besar.

Siapa yang memiliki kemampuan untuk menjaga level permainan ketika pemain utama tidak tersedia?

Pertanyaan itu penting karena turnamen internasional tidak hanya membutuhkan sebelas pemain terbaik.

Halaman Selanjutnya
img_title