Dewata Challenge Memanas, Persib Jadi Sasaran Berikutnya!
- persib.co.id
VIVASoccer – Sabah FC membawa modal kemenangan 2-1 atas Bali United ketika menghadapi Persib Bandung pada laga kedua Dewata Challenge Series 2026, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Pertandingan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, mulai pukul 20.30 WITA atau 19.30 WIB.
Hasil tersebut membuat duel Sabah FC kontra Persib tidak lagi sekadar pertandingan pemanasan. Persib harus menghadapi tim Malaysia yang sudah merasakan atmosfer pertandingan di turnamen tersebut.
Sabah FC Lebih Dulu Memberi Sinyal
Sabah FC mengawali turnamen dengan kemenangan atas Bali United. Jungbin Park membuka keunggulan pada menit ke-18 sebelum Rahmat Arjuna menyamakan kedudukan lima menit kemudian.
Sabah kemudian kembali unggul dan mempertahankan kemenangan hingga pertandingan berakhir. Bagi Bali United, hasil itu menjadi evaluasi sebelum mereka kembali bermain melawan Persib pada 18 Agustus.
Kemenangan tersebut sekaligus membuat Sabah memiliki tiga poin sebelum bertemu Maung Bandung.
Persib Datang dengan Status Berbeda
Persib menghadapi Sabah dengan status juara Super League 2025/2026.
I.League mencatat Persib memastikan gelar tersebut sekaligus mendapatkan tiket tampil di ASEAN Club Championship musim 2026/2027.
Musim baru juga akan menjadi periode padat bagi Persib.
Klub Bandung itu diproyeksikan tampil di empat kompetisi, yakni Super League, Piala Liga, ASEAN Club Championship, dan AFC Champions League Two.
Kondisi tersebut membuat pramusim memiliki fungsi penting untuk menguji kedalaman skuad.
Bukan Hanya Mengejar Kemenangan
Dewata Challenge Series menggunakan format single round robin.
Setiap peserta hanya menghadapi dua pertandingan sehingga setiap laga menjadi kesempatan terbatas untuk menguji komposisi tim.
Bali United sebelumnya menyebut turnamen ini sebagai bagian dari persiapan menghadapi Super League 2026/2027.
Pelatih Bali United Johnny Jansen mengatakan kualitas Persib dan Sabah membuat dua pertandingan tersebut menjadi tantangan bagi timnya.
Namun, kekalahan dari Sabah membuat pertandingan terakhir melawan Persib memiliki konteks berbeda bagi tuan rumah.
Sabah Punya Bekal dari Malaysia
Sabah bukan tim yang datang tanpa pengalaman kompetitif.
Malaysian Football League mencatat Sabah termasuk 12 klub yang akan berlaga di Liga Super Malaysia 2026/2027. Kompetisi tersebut dijadwalkan mulai 21 Agustus 2026.
Sabah juga baru melewati perjalanan panjang pada musim sebelumnya. Mereka menjadi juara MFL Challenge Cup 2025/2026 setelah mengalahkan Penang FC melalui adu penalti pada leg kedua final.
Rekam jejak itu membuat pertandingan melawan Persib menjadi ujian yang relevan bagi kedua tim.
Persib Punya Kesempatan Membaca Ancaman
Laga ini memberi Persib kesempatan melihat langsung karakter permainan Sabah sebelum musim resmi dimulai.
Bagi Igor Tolic, pertandingan tersebut dapat menjadi ruang untuk mengevaluasi kondisi fisik sekaligus kombinasi pemain yang dipersiapkan untuk musim baru.
Persib sendiri sebelumnya menjalani pemusatan latihan di Bali dengan fokus pada kondisi fisik dan kemampuan teknis pemain. Karena itu, hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan.
Respons pemain terhadap intensitas pertandingan dan kemampuan menjalankan struktur permainan juga menjadi bagian penting dari evaluasi pramusim.
Ada Persaingan untuk Trofi Dewata Challenge
Dengan Sabah sudah mengantongi kemenangan, posisi Persib menjadi menarik untuk diperhatikan.
Jika mampu mengalahkan Sabah, Persib akan membuka peluang kuat untuk menentukan persaingan menuju pertandingan terakhir melawan Bali United.
Sebaliknya, kemenangan Sabah akan membuat wakil Malaysia berada dalam posisi yang sangat menguntungkan sebelum laga penutup.
Pertandingan terakhir kemudian mempertemukan Persib dengan Bali United pada 18 Agustus 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Dengan demikian, dua pertandingan tersisa bukan hanya soal persiapan musim baru.
Keduanya juga menjadi rangkaian yang menentukan siapa yang paling siap membawa momentum dari Dewata Challenge menuju kompetisi resmi.**