Bukan Trofi, Ini Warisan Paling Berharga dari Piala Dunia 2026

arrow selebrasi
Sumber :
  • Visionhaus/Getty Images

VIVASoccerPiala Dunia 2026 resmi berakhir, tetapi warisan yang ditinggalkannya tidak hanya berasal dari siapa yang mengangkat trofi atau mencetak gol penentu kemenangan.

img_title Persib Kena Sanksi FIFA, Bobotoh Minta Hak Rene Alberts Dibayar

Selama lebih dari satu bulan penyelenggaraan, jutaan suporter dari berbagai negara justru menciptakan kisah-kisah yang menjadikan Amerika Serikat bukan sekadar tuan rumah.

Melainkan tempat bertemunya budaya, persahabatan, dan pengalaman yang akan dikenang jauh setelah peluit akhir dibunyikan.

img_title Persib Kena Ban FIFA, Nasib Pemain Baru Akhirnya Terungkap

Turnamen edisi 2026 memang mencatat antusiasme luar biasa.

Stadion-stadion dipenuhi penonton, siaran televisi mencetak angka tinggi, dan jutaan wisatawan datang untuk mengikuti pesta sepak bola terbesar di dunia.

img_title Persib Kena Sanksi FIFA, Kasus Robert Rene Alberts Jadi Penyebab

Namun, di balik atmosfer pertandingan, muncul cerita-cerita sederhana yang memperlihatkan bagaimana sepak bola mampu menyatukan orang-orang dengan latar belakang yang berbeda.

Kota Kecil yang Mendadak Jadi Rumah Suporter Dunia

Salah satu cerita paling menarik datang dari Kansas City.

Sebagai kota dengan populasi paling kecil di antara tuan rumah di Amerika Serikat, kawasan ini justru menjadi pusat berkumpulnya ribuan pendukung Aljazair saat tim mereka menghadapi Argentina pada fase grup.

Bukan hanya pertandingan yang membekas di hati para pendukung, melainkan sambutan hangat masyarakat setempat.

Dalam wawancaranya dengan afiliasi NBC, KSHB Kansas City, Hanafi Habbas mengaku banyak warga Aljazair sebelumnya bahkan tidak mengetahui keberadaan Lawrence, Kansas.

Namun setelah tiba, mereka merasa diterima layaknya berada di rumah sendiri.

Dampak positif itu juga dirasakan pelaku usaha lokal. Pemilik percetakan kaus David Sauter mengatakan penjualannya selama Piala Dunia bahkan melampaui musim Natal yang biasanya menjadi periode tersibuk dalam setahun.

Menurutnya, keramahan masyarakat dan antusiasme para suporter menciptakan suasana yang belum pernah ia saksikan sebelumnya.

Viking Row Jadi Simbol Persatuan

Piala Dunia juga melahirkan fenomena budaya baru melalui para pendukung Norwegia.

Tradisi "Viking Row", yakni gerakan mendayung kapal Viking secara bersama-sama sambil meneriakkan "Row!", awalnya hanya dilakukan di tribun stadion.

Namun selama turnamen, selebrasi itu menyebar ke berbagai tempat ikonik di Amerika Serikat, mulai dari Times Square di New York, pertandingan bisbol New York Mets di Citi Field, hingga eskalator di Boston.

Halaman Selanjutnya
img_title