Pascal Struijk ke Brighton, Masuk Incaran John Herdman untuk Garuda?

Pascal Struick.
Sumber :
  • tvonenews.com

VIVASoccer – Nama Pascal Struijk kembali mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia, kali ini bukan karena urusan naturalisasi semata, melainkan kepindahannya ke klub Premier League yang lebih besar.

img_title Nova Arianto Ungkap Peran John Herdman di Balik Sukses Timnas U-20

Klub kasta teratas Liga Inggris, Brighton dan Hove Albion, dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan bek keturunan Indonesia itu dari Leeds United dengan biaya 20 juta euro atau sekitar Rp400 miliar.

Kabar tersebut datang langsung dari sumber yang sangat terpercaya di dunia transfer sepak bola.

img_title Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Jurnalis transfer terkemuka Fabrizio Romano mengonfirmasi kabar ini melalui akun X-nya dan menyatakan, "Brighton telah menyepakati kesepakatan untuk mendatangkan Pascal Struijk dari Leeds United, ayo kita mulai! Kesepakatan telah tercapai dengan biaya £20 juta. Semua sudah siap untuk langkah formal karena Brighton telah menerima tawaran hari ini."

Bagi para pendukung Timnas Indonesia, nama Pascal Struijk bukan nama asing.

img_title Deretan Benteng Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Struijk memiliki garis keturunan Indonesia dari sang kakek, Peter Weydemuller, dan neneknya, Ineke van den Brink, yang berasal dari Surabaya, dan pemain kelahiran Deurne, Belgia, pada 11 Agustus 1999 ini pernah memperkuat Timnas Belanda U-17 pada 2016 namun belum pernah tampil di level senior.

Di Leeds United, Pascal Struijk yang kini berusia 26 tahun itu telah mencatatkan 196 pertandingan sejak bergabung pada Januari 2020, dengan torehan 14 gol dan dua assist.

Fakta bahwa Struijk sadar betul akan akar Indonesia-nya pun bukan sekadar rumor.

Struijk terlihat sadar betul darah Indonesia yang ada di dalam dirinya, ia bahkan memiliki tato burung elang atau Garuda yang berada di kakinya, meski itu belum membuktikan apapun bahwa ia akan bermain untuk Timnas Indonesia.

John Herdman sendiri diketahui telah lama menaruh perhatian pada pemain ini.

Beberapa waktu lalu, Struijk dikait-kaitkan dengan Timnas Indonesia karena asisten John Herdman, Simon Grayson, mengunjungi Leeds United Academy, meski tidak diketahui alasan pasti kunjungan tersebut karena Simon Grayson pernah melatih Leeds United pada 2012.

Namun hingga kini, Struijk masih memilih untuk menunggu panggilan dari Belanda yang belum juga datang.

Selama bertahun-tahun, Struijk telah digoda oleh suporter Timnas Indonesia, namun pemain Leeds United itu memilih setia menunggu panggilan Belanda yang tak kunjung tiba, bahkan pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman tetap mengabaikannya bertahun-tahun termasuk dalam skuad Piala Dunia 2026.

Halaman Selanjutnya
img_title