Grup A Piala Dunia 2026, Meksiko Diunggulkan tapi Tiga Rival Mengintai
VIVASoccer – Grup A Piala Dunia 2026 menghadirkan persaingan yang diprediksi berlangsung ketat sejak laga pembuka, dan tidak ada tim yang bisa meremehkan lawannya di kelompok ini.
Keempat tim yang saling berebut tiket babak 32 besar adalah Meksiko sebagai tuan rumah bersama, Korea Selatan, Afrika Selatan, dan Republik Ceko, sebuah komposisi yang menjanjikan banyak drama sejak menit pertama.
Format baru Piala Dunia yang melibatkan 48 negara membuka peluang lebih lebar karena tiga tim teratas dari masing-masing grup berhak melaju ke fase gugur, namun persaingan di Grup A tetap tidak bisa dianggap enteng.
Meksiko menempati posisi paling diunggulkan di grup ini, sekaligus membawa beban besar sebagai salah satu tuan rumah yang ingin tampil impresif di hadapan pendukung sendiri.
El Tri memiliki tradisi panjang di Piala Dunia dengan dua penampilan terbaik berupa pencapaian perempat final pada edisi 1970 dan 1986, keduanya terjadi saat mereka menjadi tuan rumah.
Pelatih Javier Aguirre, yang kini menjalani periode ketiga bersama timnas Meksiko, kembali memimpin tim dengan pengalaman dua kali membawa El Tri lolos ke babak gugur pada 2002 dan 2010.
Kapten Edson Alvarez menjadi motor penggerak lini tengah, sementara kehadiran Santiago Gimenez dari AC Milan dan Raul Jimenez dari Fulham memberi daya ledak nyata di sektor penyerangan.
Satu catatan unik yang menghiasi perjalanan Meksiko adalah rekor mereka sebagai tim dengan partisipasi terbanyak di Piala Dunia tanpa pernah sekali pun menjadi juara, yakni 60 pertandingan tanpa trofi.
Korea Selatan hadir sebagai tim dengan persiapan paling solid di Grup A, tampil sebagai satu-satunya tim yang tidak pernah kalah di seluruh babak kualifikasi zona AFC.
Ini adalah penampilan ke-11 Korea Selatan secara berturut-turut di Piala Dunia, sebuah rentetan konsistensi yang hanya terlampaui oleh Brasil, Jerman, Argentina, dan Spanyol di antara seluruh negara peserta.
Son Heung-min yang kini berseragam LAFC memimpin lini serang, didukung Lee Kang-in dari Paris Saint-Germain yang diharapkan menjadi kreator utama permainan tim Taeguk Warriors.
Republik Ceko tiba di turnamen ini setelah melewati babak play-off yang melelahkan, mengalahkan Republik Irlandia dan Denmark lewat adu penalti untuk mengamankan tempat mereka di Amerika Utara.