Standar Ganda VAR? Insiden Calvert-Lewin Tarik Rambut Cucurella, Bebas Sanksi!
- The Mirror-UK
VIVASoccer – Dalam laga semifinal FA Cup di Stadion Wembley antara Chelsea dan Leeds United kemarin (26/04), sebuah insiden melibatkan striker Leeds, Dominic Calvert-Lewin, mendadak jadi buah bibir, ia tertangkap kamera menarik rambut ikonik milik bek Chelsea, Marc Cucurella, namun tetap melenggang bebas tanpa sanksi.
Momen ini terjadi di babak pertama saat The Blues tengah memimpin 1-0 berkat gol sundulan Enzo Fernandez. Calvert-Lewin terlibat duel fisik sengit dengan Cucurella. Dalam tayangan ulang, terlihat jelas tangan sang striker menjambak rambut Cucurella hingga bek Spanyol itu terjatuh.
Wasit Jarred Gillett awalnya tidak melihat kejadian tersebut, namun pertandingan sempat dihentikan untuk pengecekan VAR, keputusan akhir menyatakan tidak ada pelanggaran berat.
Calvert-Lewin pun diperbolehkan melanjutkan laga tanpa menerima kartu merah maupun kartu kuning.
HIGHLIGHTS:
- Insiden Panas: Dominic Calvert-Lewin terekam menarik rambut Marc Cucurella dalam duel fisik di Wembley.
- Keputusan Kontroversial: Meski melalui peninjauan VAR, wasit Jarred Gillett tidak memberikan kartu merah kepada Calvert-Lewin.
- Reaksi Fans MU: Suporter Setan Merah protes keras karena insiden serupa menimpa Lisandro Martinez dua pekan lalu dan berujung kartu merah.
Standar Ganda yang Menyakitkan Fans MU
Keputusan ini langsung memicu amarah, terutama dari basis pendukung Manchester United. Alasan mereka cukup kuat: ada aroma standar ganda yang sangat menyengat.
Pasalnya, baru dua pekan lalu, bek MU – Lisandro Martinez diusir keluar lapangan karena melakukan hal yang hampir identik terhadap Calvert-Lewin dalam laga Liga Inggris.
Kala itu, Lisandro Martinez langsung dijatuhi kartu merah dan sanksi larangan bertanding tiga kali.
"Lisandro dikartu merah karena menyentuh rambut, sekarang Calvert-Lewin melakukan hal yang sama tapi lolos. Apa karena dia bukan pemain MU?" tulis salah satu fans di media sosial.
Ujian Konsistensi Teknologi di Lapangan
Kejadian ini menambah panjang daftar kontroversi wasit dan penggunaan teknologi VAR di Inggris. Inkonsistensi penilaian antara satu laga dengan laga lainnya membuat integritas kompetisi terus dipertanyakan.
Hingga kini, perdebatan soal apakah aksi tarik rambut layak dihargai pengusiran atau sekadar "insiden biasa" masih membelah opini publik.