Messi dan 8 Gelar Terakhir yang Bisa Mengubah Sejarah
- dialysport
VIVASoccer – Lionel Messi kembali berada di ambang pencapaian bersejarah dalam kariernya yang luar biasa dari sang GOAT.
Hingga akhir tahun 2026, sang megabintang Argentina berpeluang mengoleksi total 56 trofi, sebuah angka yang nyaris tak terbayangkan dalam sejarah sepak bola modern.
Peluang tersebut datang dari kombinasi kompetisi internasional dan domestik, baik bersama Timnas Argentina maupun klubnya di Inter Miami.
Selain itu Superstar tersebut berpeluang menambah trofinya di liga Turki jika transfer ke Galatasaray terjadi
Meski usianya terus bertambah, Messi tetap menjadi pusat permainan dan penentu hasil di setiap tim yang ia bela.
Di level internasional, Messi masih memiliki kesempatan menambah koleksi gelarnya melalui Finalissima 2026 dan tentu saja Piala Dunia 2026.
Jika Argentina mampu mempertahankan dominasinya, Messi berpotensi menutup karier internasionalnya dengan pencapaian paling sempurna.
Sementara itu, di level klub, Messi masih berpeluang meraih berbagai gelar bergengsi di kawasan Amerika Utara.
CONCACAF Champions Cup dan Leagues Cup menjadi target utama untuk mempertegas dominasinya di kompetisi regional.
Di Major League Soccer, Messi juga bisa menambah trofi melalui MLS Supporters’ Shield, gelar Wilayah Timur, serta MLS Cup. Keberadaannya terbukti memberi dampak besar terhadap performa dan mental tim.
Selain itu, Campeones Cup turut menjadi peluang tambahan untuk memperkaya lemari trofi sang legenda.
Setiap kompetisi tersebut membuka jalan bagi Messi untuk terus menambah catatan emas dalam perjalanan kariernya.
Jika semua berjalan sesuai harapan, Messi bukan hanya memperpanjang daftar prestasi, tetapi juga mempertegas statusnya sebagai GOAT dengan pencapaian yang mungkin tak akan terulang dalam beberapa generasi.
Jika seluruh pencapaian itu terwujud di 2026, maka Messi akan membuat rekor mengalahkan pemain yang memiliki trofi terbanyak sebelumnya, yaitu Messi sendiri dengan 48 trofi.
Di usia yang seharusnya menjadi fase penurunan, Messi justru terus menulis sejarah. Tahun 2026 berpotensi menjadi penutup epik bagi karier pemain yang telah mengubah wajah sepak bola dunia.**