Madrid Tersingkir Dramatis, Kebobolan Gol Kiper dan Terjun ke Posisi 9
VIVASoccer – Real Madrid menelan kekalahan menyakitkan 2-4 dari Benfica pada laga Liga Champions di Estádio da Luz.
Kekalahan ini terasa semakin pahit karena gol penutup Benfica dicetak oleh kiper Anatoliy Trubin pada menit 90+8, sebuah momen langka yang sekaligus mengunci hasil akhir pertandingan.
Dampak dari hasil tersebut sangat besar bagi Los Blancos. Real Madrid turun drastis dari peringkat 3 ke posisi 9 di klasemen, sebuah kejatuhan tajam yang membuat situasi mereka di kompetisi Eropa semakin rumit.
Meski mendominasi penguasaan bola hingga 67 persen, Madrid gagal memaksimalkan kontrol permainan.
Benfica justru tampil jauh lebih efektif dan klinis dalam memanfaatkan peluang, terutama lewat serangan balik dan situasi bola mati.
Tuan rumah mencetak gol melalui Andreas Schjelderup (36’, 54’) serta Vangelis Pavlidis (45+5’). Madrid sempat menjaga asa lewat dua gol Kylian Mbappé (30’, 58’), namun kebangkitan tersebut tak bertahan lama.
Puncak drama terjadi di masa injury time. Ketika Madrid mengerahkan seluruh pemain ke depan demi mengejar gol, situasi justru berbalik fatal.
Dari skema bola mati, Trubin ikut maju ke kotak penalti dan sukses mencetak gol di menit 90+8, menghancurkan harapan Madrid.
Akibat finis di peringkat 9, Real Madrid tidak lolos langsung ke babak 16 besar. Mereka kini wajib melalui babak play-off terlebih dahulu untuk menjaga asa melanjutkan perjalanan di Liga Champions.
Hasil ini menjadi peringatan keras bagi Madrid: dominasi penguasaan bola tanpa efektivitas dan disiplin di menit akhir dapat berujung bencana besar, baik di lapangan maupun di klasemen.**