Cedera Parah! Marquez Harus Relakan Musim Berakhir Lebih Cepat
- dok_@crash_motogp
VIVASoccer – Cedera bahu yang dialami Marc Marquez pada MotoGP Indonesia 2025 di Mandalika ternyata memberi dampak panjang bagi sang juara dunia.
Marquez bukan hanya absen di beberapa seri terakhir, tetapi juga dipastikan gagal mengikuti tes resmi di Valencia. Meski merasa kondisinya sudah membaik, ia tetap harus mematuhi keputusan medis demi pemulihan total.
Cedera itu terjadi usai Marquez terjatuh dalam insiden dengan Marco Bezzecchi di Sirkuit Mandalika.
Marc Marquez
- dok_@antaranews
Benturan keras tersebut membuat bahu kanannya mengalami masalah serius hingga memaksanya naik ke meja operasi hanya seminggu setelah mengamankan gelar dunia ketujuhnya.
Situasi itu membuat Marquez tidak dapat turun pada dua balapan penutup musim 2025. Ducati akhirnya menunjuk Nicolo Bulega, bintang World Superbike, untuk menggantikan posisinya.
Bulega bukan hanya tampil sebagai pengganti, tetapi juga mendapat tugas menjadi penguji motor dalam tes Valencia. Ducati menilai Bulega memiliki potensi besar untuk membantu arah pengembangan motor 2027.
Kontribusinya dianggap penting dalam persiapan jangka panjang tim, terutama setelah performanya yang stabil dalam beberapa tahun terakhir. Peran barunya membuat Bulega semakin diproyeksikan sebagai bagian penting proyek teknis Ducati.
Sementara itu, proses pemulihan Marquez berjalan cukup positif. Ia bahkan sudah tampil tanpa gendongan ketika hadir langsung memberi dukungan kepada tim di MotoGP Valencia.
Meski terlihat lebih baik, Marquez tetap tidak diizinkan dokter turun ke lintasan pada tes pasca-musim di Ricardo Tormo. Dalam video terbaru Ducati, Marquez menceritakan bagaimana ia meminta izin kepada dokter untuk mengikuti tes.
Namun jawabannya tetap tegas tidak. Ia mengaku sempat diberi gambaran bahwa jika dirinya tidak terjatuh maka tidak masalah, tetapi tekanan mental itu dinilai terlalu berisiko.
Marquez mengungkapkan bahwa ia tak bisa naik motor tanpa memikirkan kemungkinan terburuk.
Situasi tersebut membuatnya akhirnya memilih berhati-hati dan menunda comeback. Keputusan itu ia ambil demi memastikan cedera bahunya pulih sepenuhnya.
Meski berat, Marquez memahami bahwa memaksakan diri kembali terlalu cepat bisa menghambat kariernya ke depan. Ia kini menatap musim baru dengan harapan bisa kembali dalam kondisi terbaik, tanpa rasa takut atau batasan fisik.**