Comeback Dramatis! Hayden Paddon Kembali Naik Podium WRC Setelah 8 Tahun
- wrc.com
VIVASoccer – Kompetisi reli dunia baru saja menyaksikan salah satu momen paling emosional di musim balap WRC tahun ini. Hayden Paddon, pembalap asal Selandia Baru yang sempat mengira kariernya di level tertinggi sudah berakhir, secara mengejutkan berhasil mengamankan posisi ketiga di Rally Kroasia.
Hasil ini bukan sekadar angka di papan skor, melainkan sebuah momen "full circle" setelah delapan tahun lamanya ia absen dari podium jajaran tiga besar kejuaraan reli paling bergengsi di dunia ini.
Highlights:
- Podium Perdana: Podium pertama Paddon di WRC sejak Rally Australia 2018.
- Kejutan Tim: Kembali ke kategori utama berkat tawaran mendadak dari Hyundai untuk berbagi mobil ketiga dengan Dani Sordo dan Esapekka Lappi.
- Konsistensi: Berhasil memenuhi target selisih waktu 0,5 detik per kilometer dari pembalap utama tim.
- Faktor Pembeda: Memanfaatkan strategi bertahan di tengah banyaknya pembalap yang mengalami insiden dan masalah teknis.
Keberuntungan di Tengah Drama Wolf Power Stage
Sebenarnya, Paddon dan co-driver veteran John Kennard diprediksi akan menyentuh garis finis di posisi keempat yang sudah cukup solid.
Namun, drama khas reli terjadi di tahapan terakhir, Wolf Power Stage. Rekan setimnya, Thierry Neuville, yang memimpin jalannya lomba justru mengalami kecelakaan fatal yang membuatnya harus tersingkir dari posisi puncak secara tragis.
Kejadian ini otomatis mengangkat posisi Paddon ke podium ketiga. Bagi John Kennard sendiri, ini adalah podium pertama di ajang dunia sejak Rally Polandia tahun 2016 silam.
Meski diraih dengan penuh keberuntungan, konsistensi mereka sepanjang balapan di aspal Kroasia yang licin patut diacungi jempol.
Rasa "Bittersweet" bagi Sang Juara ERC
Paddon, yang memegang gelar juara FIA European Rally Championship (ERC) dua kali berturut-turut pada 2023 dan 2024, mengaku perasaannya campur aduk.
Di satu sisi, ia sangat bahagia bisa kembali bersaing di level atas, namun di sisi lain ia merasa sedih karena tim Hyundai kehilangan kemenangan yang sudah di depan mata akibat insiden Neuville.
"Ini adalah podium yang terasa pahit. Saya ikut merasa sedih untuk tim dan Thierry karena mereka telah bekerja sangat keras dan sangat layak mendapatkan kemenangan itu," ungkapnya dengan rendah hati.