Laba Pegadaian Melonjak 84,4 Persen, Aset Tembus Rp186 Triliun

Pertumbuhan Bisnis
Sumber :
  • Pinterest

VIVA - PT Pegadaian (Persero) membukukan pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang semester pertama 2026. Hingga 30 Juni 2026, perusahaan mencatat laba bersih sebesar Rp6,59 triliun, meningkat 84,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,58 triliun.

Kenaikan laba tersebut berjalan seiring dengan pertumbuhan aset, peningkatan penyaluran pembiayaan, serta membaiknya kualitas kredit perusahaan. 

Capaian tersebut juga didukung oleh penguatan bisnis berbasis emas yang menjadi salah satu fokus pengembangan Pegadaian dalam beberapa tahun terakhir.

Aset dan Outstanding Loan Tumbuh Lebih dari 50 Persen

Selain laba bersih, Pegadaian mencatat total aset sebesar Rp186,33 triliun hingga akhir Juni 2026. Nilai tersebut meningkat 53,9 persen dibandingkan posisi pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp121,1 triliun.

Pertumbuhan aset tersebut ditopang oleh kenaikan Outstanding Loan (OSL) gross yang mencapai Rp155,1 triliun, atau tumbuh 52,7 persen secara tahunan dari Rp101,5 triliun.

Di sisi kualitas pembiayaan, Pegadaian juga mencatat perbaikan indikator risiko. Rasio Non-Performing Loan (NPL) turun dari 0,81 persen pada Juni 2025 menjadi 0,71 persen pada Juni 2026. Penurunan rasio tersebut menunjukkan pembiayaan tetap terjaga di tengah peningkatan penyaluran kredit.

Jawa Barat Ikut Mendorong Pertumbuhan

Kinerja nasional Pegadaian turut diperkuat oleh pertumbuhan di sejumlah wilayah operasional, termasuk Kanwil X Jawa Barat. Wilayah tersebut mencatat kenaikan laba bersih 58,78 persen secara tahunan pada semester pertama 2026.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Suprianto, mengatakan pertumbuhan tersebut didukung oleh meningkatnya pemanfaatan layanan Pegadaian oleh masyarakat, termasuk pada produk investasi emas maupun pembiayaan berbasis syariah dan konvensional.

Menurutnya, peningkatan literasi masyarakat terhadap instrumen investasi emas menjadi salah satu faktor yang ikut mendorong pertumbuhan bisnis perusahaan di wilayah Jawa Barat.

Ekosistem Emas Jadi Salah Satu Fokus Pengembangan

Di tengah pertumbuhan kinerja tersebut, Pegadaian terus memperluas layanan dalam ekosistem emas melalui berbagai produk yang telah tersedia, antara lain Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, serta Perdagangan Emas.

Perusahaan juga menyatakan memiliki infrastruktur pendukung untuk layanan tersebut, termasuk jaringan ruang penyimpanan emas (vault) yang digunakan dalam operasional.