Dari Starter ke Tersingkir, Curhat Wiliam Marcilio usai Persib Lepas Dirinya

William Marcilio
Sumber :

VIVASoccer – Gelandang serang asal Brasil, Wiliam Marcilio, mengungkapkan perasaannya melalui media sosial Instagram setelah resmi tak lagi menjadi bagian dari Persib Bandung

Keputusan tersebut diumumkan pada Minggu (21/12/2025), meski sang pemain sejatinya masih terikat kontrak dua tahun sejak awal musim Super League 2025–2026.

Wiliam harus menerima kenyataan pahit setelah dinilai tidak memenuhi ekspektasi pelatih Persib, Bojan Hodak

Ia dianggap belum mampu menyatu dengan skema permainan tim. Kesempatan terakhir diberikan saat Persib menghadapi Lion City Sailors FC di Singapura pada 26 November 2025. 

Usai laga itu, Bojan Hodak secara terbuka memberi sinyal akan melakukan perombakan pemain untuk putaran kedua kompetisi.

Dalam curhatannya, eks pemain Arema FC tersebut mengaku bangga pernah mengenakan jersey Persib meski hanya setengah musim. 

“Hari ini saya tutup bab dengan hati yang penuh rasa syukur. Memakai jersey Persib Bandung adalah suatu kehormatan yang akan saya bawa selamanya,” kata Wiliam di Instagram pribadinya.

“Saya pergi dengan perasaan bahwa saya memberikan yang terbaik dan dengan kepastian bahwa saya bisa berkontribusi lebih banyak lagi, karena klub ini dan basis penggemar ini selalu pantas mendapatkan yang terbaik,” paparnya. 

Wiliam merasa masih bisa memberikan kontribusi lebih andai diberi kesempatan lanjutan. Namun keputusan pelatih sudah bulat untuk tidak mempertahankannya.

Selama berseragam Maung Bandung, Wiliam mencatatkan tujuh penampilan dengan dua assist, masing-masing saat menghadapi Arema FC dan Persita Tangerang. 

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada manajemen, rekan setim, serta Bobotoh yang menurutnya selalu memberi dukungan luar biasa, terutama saat bermain di kandang, dan menjadi sumber motivasi besar bagi para pemain.

“Saya ingin berterima kasih kepada rekan tim saya, staf kit, departemen pemasaran, dewan, dan staf pelatih."

Rasa hormat dan terima kasih saya ditujukan kepada setiap orang yang bekerja siang dan malam untuk menjadikan klub ini raksasa sejati, dari peran terkecil hingga tanggung jawab terbesar,” ucapnya.  

“Saya berterima kasih kepada Yesus karena memberi saya kesempatan untuk menjalani pengalaman ini, untuk tumbuh sebagai atlet dan sebagai seorang pria, dan sebagai seorang pria, dan untuk merasakan kekuatan dari basis penggemar yang penuh gairah ini,” bebernya. **