Timnas Indonesia Resmi Hadapi China Gantikan Kuwait? Kejutan Besar di Laga Uji Coba

Timnas Indonesia
Sumber :
  • id.pinterest.com

VIVASoccer – Pembatalan mendadak dari Kuwait membuat PSSI harus cepat mencari pengganti untuk FIFA Match Day September. Beberapa negara menjadi target utama sebagai lawan alternatif timnas Indonesia.

China muncul sebagai opsi terdepan karena jadwal mereka yang kosong di bulan September. Timnas sejuta panda belum memiliki agenda bertanding pada periode FIFA Match Day tersebut.

Selain China, Yaman dan Suriah juga masuk dalam radar PSSI sebagai pengganti Kuwait. Namun kedua negara ini memiliki kendala jadwal yang cukup rumit untuk disesuaikan.

Timnas Indonesia tetap optimis bisa mendapatkan pengganti yang berkualitas. PSSI terus melakukan komunikasi intensif dengan berbagai federasi sepak bola untuk mencari solusi terbaik.

Chemistry Tim Bisa Lebih Maksimal

Timnas Indonesia

Photo :
  • id.pinterest.com

Dengan waktu persiapan yang lebih panjang, chemistry antar pemain bisa dibangun lebih baik. Para pemain diaspora yang baru bergabung membutuhkan waktu adaptasi yang cukup.

Debut Mees Hilgers dan Thom Haye bisa dilakukan dengan lebih terkendali. Patrick Kluivert tidak perlu terburu-buru memainkan mereka di dua pertandingan sekaligus.

Kerugian dari Segi Evaluasi

Kehilangan satu laga berarti kehilangan satu momen evaluasi penting. Timnas Indonesia jadi punya referensi pertandingan yang lebih sedikit untuk persiapan Round 4 kualifikasi Piala Dunia.

Pemain cadangan juga kehilangan kesempatan unjuk gigi yang berharga. Laga melawan Kuwait sebenarnya bisa digunakan untuk rotasi dan eksplorasi kombinasi baru.

China Sebagai Pengganti Ideal

China dinilai sebagai pengganti paling ideal karena beberapa faktor strategis. Pertama, jadwal mereka benar-benar kosong tanpa ada bentrok dengan agenda lain.

Kedua, China pasti tertarik bermain di Indonesia dengan atmosfer suporter yang fantastis. Pengalaman bermain di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya akan menjadi daya tarik tersendiri.

Persiapan Infrastruktur Sudah Siap

Segala persiapan infrastruktur untuk menyambut Kuwait sudah disiapkan PSSI. Tinggal mengganti nama lawan dari Kuwait menjadi China jika kesepakatan tercapai.

Hal ini tentunya menghemat waktu dan biaya persiapan yang sudah dikeluarkan. PSSI hanya perlu melakukan penyesuaian minor terkait protokol dan administrasi.

Pencarian pengganti Kuwait menunjukkan fleksibilitas PSSI dalam menghadapi situasi darurat. China menjadi opsi terdepan karena jadwal kosong dan potensi kerjasama yang baik.

Meskipun ada kerugian dari pembatalan Kuwait, timnas Indonesia tetap bisa mengambil hikmah positif. Fokus persiapan yang lebih intensif bisa memberikan hasil maksimal untuk menghadapi Lebanon.****