KOVO Cup 2026: 3 Middle Blocker Siap Hadang Megawati
- yt Hyundai E&C Hillstate.
VIVASoccer – Megawati Hangestri Pertiwi akan menghadapi tantangan baru ketika menjalani debut resmi bersama Hyundai E&C Hillstate di KOVO Cup 2026.
Turnamen tersebut menjadi panggung kompetitif pertama Megawati setelah meninggalkan Daejeon JungKwanJang Red Sparks dan bergabung dengan Hyundai Hillstate.
Megawati dan rekan-rekannya tergabung di Grup B bersama Korea Expressway Hi-Pass dan GS Caltex Seoul KIXX.
Hyundai Hillstate dijadwalkan menghadapi Korea Expressway Hi-Pass pada 14 Oktober 2026 sebelum berjumpa GS Caltex dua hari kemudian.
Selain menghadapi dua tim kuat, Megawati juga harus bersiap menghadapi para middle blocker yang bisa menjadi tembok di depan net.
Tiga Middle Blocker yang Bisa Merepotkan Megawati
Salah satu nama yang patut diperhatikan adalah Kim Se-been dari Korea Expressway Hi-Pass.
Pemain berusia 21 tahun tersebut memiliki postur 189 sentimeter dan menjadi salah satu pilihan di posisi middle blocker Hi-Pass musim 2026/2027.
Hi-Pass juga memiliki Lee Ji-yoon yang memiliki tinggi 190 sentimeter serta Oh Eun-chae dengan postur 180 sentimeter.
Kehadiran pemain-pemain tersebut membuat lini tengah Hi-Pass memiliki kombinasi pemain muda dengan kemampuan blok yang bisa menyulitkan penyerang lawan.
Sementara itu, GS Caltex juga memiliki kekuatan di sektor middle blocker yang harus diperhitungkan Hyundai Hillstate.
GS Caltex merupakan juara V-League 2025/2026 dan tetap memiliki komposisi pemain yang kompetitif untuk musim baru.
Namun, ancaman terbesar dari GS Caltex sebenarnya datang dari Gyselle Silva yang berposisi sebagai opposite hitter.
Silva merupakan salah satu mesin poin utama GS Caltex dan berpotensi menjadi rival Megawati ketika kedua tim bertemu pada 16 Oktober.
Megawati Harus Siapkan Variasi Serangan
Menghadapi blok lawan akan menjadi salah satu pekerjaan penting bagi Megawati di KOVO Cup 2026.
Sebagai opposite hitter, Megawati tentu akan menjadi salah satu sasaran utama pertahanan lawan.
Karena itu, Megawati tidak bisa hanya mengandalkan pukulan keras dari sisi kanan.
Variasi serangan, penempatan bola, serta kemampuan membaca blok akan sangat dibutuhkan untuk melewati pertahanan lawan.
Pengalaman dua musim di V-League bersama Red Sparks menjadi modal berharga bagi Megawati.