Kado HUT RI dari Megawati Hangestri? Efeknya untuk Voli Indonesia Terasa
- jpevolley
VIVASoccer – Hari Kemerdekaan Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026 menjadi momentum untuk melihat satu bentuk perjuangan lain di arena olahraga yaitu bagaimana Megawati Hangestri memperbesar perhatian terhadap voli Indonesia dari Korea Selatan.
Dampaknya tidak berhenti pada performa Megawati. Kehadirannya di V-League membuat klub Korea memperoleh basis penggemar Indonesia yang besar, sekaligus mempertemukan komunitas voli dua negara.
Ketika Nama Indonesia Mulai Ramai di V-League
Megawati bergabung dengan Daejeon JungKwanJang Red Sparks pada musim 2023/2024 melalui sistem Asia Quota. Ia menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di V-League Korea Selatan.
Awalnya, perhatian publik Korea tertuju pada kemampuan pemain asal Jember tersebut. Namun dalam waktu singkat, efeknya ikut terasa di luar lapangan.
Korea JoongAng Daily mencatat jumlah penggemar Indonesia yang datang langsung ke pertandingan Red Sparks meningkat sejak Megawati bergabung. Dalam salah satu laga, sekitar 70 suporter Indonesia hadir, lalu jumlahnya meningkat menjadi sekitar 150 pada pertandingan berikutnya.
Fenomena itu memperlihatkan sesuatu yang sebelumnya tidak terlalu terlihat bahwa pertandingan klub Korea mulai menjadi tujuan bagi komunitas Indonesia yang tinggal maupun bekerja di Korea.
Dari Tribun ke Media Sosial
Efek Megawati juga menjalar ke platform digital milik Red Sparks. Korea JoongAng Daily melaporkan pengikut Instagram klub tersebut melonjak dari sekitar 20.000 pada Juli 2023 menjadi lebih dari 340.000 pada Desember 2024.
Angka tersebut tidak bisa seluruhnya dianggap berasal dari Megawati. Namun waktu kenaikannya beriringan dengan kedatangan dan performa pemain Indonesia tersebut di V-League.
Klub juga mulai menyesuaikan kontennya dengan penonton Indonesia. Red Sparks bahkan membuat konten yang menjembatani budaya Korea dan Indonesia serta menyediakan pendekatan komunikasi yang lebih ramah bagi penggemar Indonesia.
Dengan demikian, Megawati tidak hanya menjadi pemain yang ditonton. Ia ikut menjadi pintu masuk bagi penonton Indonesia untuk mengenal kompetisi dan klub voli Korea.
Ketika Red Sparks Datang ke Indonesia
Dampak popularitas tersebut kemudian bergerak ke arah sebaliknya. Pada April 2024, Red Sparks datang ke Jakarta untuk menghadapi Indonesia All Star.
Antusiasme penonton terlihat dari penjualan tiket. Penyelenggara menyebut 11.500 tiket dari alokasi 13.000 lembar telah terjual menjelang pertandingan.