Justin Hubner Sudah Menolak, Persija Justru Makin Serius Mengejar!

Justin Hubner
Sumber :
  • Fortuna Sittard

VIVASoccerPersija Jakarta masih membuka peluang untuk mendatangkan Justin Hubner meski sang bek Timnas Indonesia disebut memilih bertahan di Eropa.

img_title Jelang Persija vs Persib, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin di GBK

Presiden Persija Mohamad Prapanca mengisyaratkan proses tersebut belum mencapai keputusan final.

Nama Hubner memang menjadi salah satu pemain yang dikaitkan dengan Macan Kemayoran pada bursa transfer 2026/2027. Bek berusia 22 tahun itu saat ini memperkuat Fortuna Sittard di Eredivisie Belanda.

Dari sisi pemain, pilihan Hubner cukup jelas: ia ingin melanjutkan kariernya di Eropa. Dalam wawancara dengan De Limburger, media regional Belanda, Hubner menjelaskan alasan di balik keputusannya tersebut.

"Salah satu klub terbesar di Indonesia (Persija) telah mengajukan tawaran beberapa juta kepada Fortuna, tetapi klub menolaknya," kata Hubner seperti dikutip De Limburger.

Hubner punya alasan bertahan di Eropa

Hubner tidak menempatkan faktor finansial sebagai pertimbangan utama. Ia justru melihat kompetisi Eropa sebagai bagian penting dari perkembangan kariernya.

"Bermain untuk klub besar di Indonesia memang menarik secara finansial. Tapi saya ingin tetap di Eropa," ujar Hubner dalam laporan De Limburger.

Pemain kelahiran Den Bosch itu juga mengaitkan keputusannya dengan perkembangan dirinya dan kepentingan Timnas Indonesia. Menurut Hubner, bermain di level tertinggi Eropa menjadi pilihan yang ia nilai paling tepat.

"Saya ingin bermain di level tertinggi dan berkembang lebih jauh di sini. Untuk karier saya dan juga untuk Tim Nasional, itu adalah pilihan terbaik," katanya.

Pilihan tersebut memiliki dasar yang cukup kuat secara karier. Data Transfermarkt mencatat Hubner masih terikat kontrak dengan Fortuna Sittard hingga 30 Juni 2028, sehingga masa depannya memang tidak sepenuhnya berada di tangan sang pemain.

Persija ternyata belum menyerah

Di sinilah cerita transfer tersebut menjadi lebih menarik. Ketika Hubner menyatakan ingin bertahan di Eropa, Persija justru masih melihat peluang untuk melanjutkan pendekatan.

Mohamad Prapanca memberikan sinyal tersebut ketika ditanya mengenai perkembangan transfer Hubner pada Minggu (9/8/2026). Pernyataannya menunjukkan bahwa Persija belum menganggap proses tersebut berakhir.

"Itu yang mana sih?" kata Prapanca, sebelum kemudian menjelaskan bahwa prosesnya kemungkinan belum final.

"Oh mungkin belum final gitu, belum final," lanjut Prapanca.

Ia kemudian mengakui Persija memang melakukan pendekatan terhadap Hubner. Namun, keputusan akhirnya tetap berkaitan dengan pembahasan bersama pelatih Shin Tae-yong.

Keputusan tak berhenti di meja negosiasi

Posisi Shin menjadi salah satu faktor penting dalam proses tersebut. Persija baru memasuki proyek baru bersama pelatih asal Korea Selatan itu untuk menghadapi musim 2026/2027.

Artinya, kebutuhan pemain di lini belakang tidak hanya ditentukan oleh nama besar pemain. Komposisi skuad harus disesuaikan dengan kebutuhan teknis yang ditetapkan Shin.

Hubner sendiri memiliki profil yang sesuai dengan sepak bola level tinggi yang selama ini dijalaninya. Transfermarkt mencatat pemain berkaki kiri itu berposisi utama sebagai bek tengah, tetapi juga dapat dimainkan sebagai bek kiri maupun gelandang bertahan.

Ia juga masih berstatus pemain Fortuna Sittard di Eredivisie. Data yang tersedia mencatat Hubner memiliki 18 penampilan dan satu gol untuk Timnas Indonesia.

Ada faktor lain yang membuat pilihan Hubner menarik

Keinginan Hubner bertahan di Eropa bukan sekadar soal level kompetisi. Ia juga mengungkap tekanan yang menurutnya bisa muncul apabila kembali bermain di Indonesia.

Dalam wawancara dengan De Limburger, Hubner mengatakan dirinya khawatir keputusan tersebut akan memunculkan pertanyaan dan komentar negatif dari publik. Ia bahkan menyebut jumlah pesan kebencian yang diterima pemain dapat mencapai ribuan.

Pernyataan itu memberikan gambaran bahwa keputusan karier Hubner memiliki dimensi lain di luar tawaran klub. Ia tidak hanya mempertimbangkan tempat bermain, tetapi juga bagaimana pilihan tersebut berpengaruh terhadap perjalanan karier dan posisinya bersama Timnas Indonesia.

Rumor Eropa ikut muncul

Ketika Persija berusaha mendekatinya, muncul pula laporan mengenai kemungkinan Hubner mendapat perhatian dari klub Eropa lain. Salah satu nama yang beredar adalah Qarabag FK dari Azerbaijan.

Informasi tersebut berasal dari media Azerbaijan Gununsesi dan kemudian dikutip akun Instagram @futboll.indonesia pada 8 Agustus 2026. Laporan itu menyebut Hubner masuk daftar pantauan Qarabag atas permintaan pelatih Qurban Qurbanov.

Namun, informasi tersebut masih berada pada level rumor pemantauan. Belum ada konfirmasi resmi dari Qarabag, Fortuna Sittard, atau Hubner mengenai adanya tawaran maupun negosiasi.

Karena itu, posisi Hubner saat ini lebih tepat dibaca sebagai persimpangan karier. Persija masih melakukan pendekatan, sementara sang pemain secara terbuka menyatakan keinginannya untuk tetap berkompetisi di Eropa.

Bagi Persija, tantangannya bukan sekadar meyakinkan seorang pemain untuk pulang ke Indonesia. Macan Kemayoran harus menghadapi pilihan karier yang sejak awal memang ingin dipertahankan Hubner.

Sementara itu, keputusan akhir juga akan berkaitan dengan kebutuhan skuad Shin Tae-yong.

Selama belum ada kesepakatan resmi antara pihak-pihak terkait, peluang transfer Justin Hubner ke Persija belum dapat dinyatakan tertutup maupun dipastikan terjadi.**

img_title 17.800 Personel Dikerahkan, Pengamanan Persija vs Persib Jadi Rekor