Piala Presiden 2026 Beri Dampak Ekonomi Rp1,5 Miliar untuk UMKM
- YouTube
VIVASoccer – Piala Presiden 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan sengit antarklub di atas lapangan.
Turnamen pramusim tersebut juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM.
Hingga babak semifinal, total penjualan produk UMKM yang terlibat dalam Piala Presiden 2026 telah mencapai Rp1,5 miliar.
Angka tersebut masih berpotensi meningkat karena turnamen masih menyisakan pertandingan perebutan tempat ketiga dan final.
Perputaran Ekonomi UMKM Naik 27 Persen
Ketua Organizing Committee Piala Presiden 2026, Tsamara Amany, mengungkapkan capaian tersebut dalam konferensi pers menjelang final.
Menurutnya, nilai penjualan produk UMKM hingga semifinal meningkat 27 persen dibandingkan penyelenggaraan Piala Presiden 2025.
Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa keberadaan turnamen sepak bola dapat memberikan manfaat lebih luas di luar sektor olahraga.
UMKM yang terlibat mendapatkan kesempatan untuk menawarkan berbagai produk kepada masyarakat selama rangkaian pertandingan berlangsung.
Panitia juga berupaya menjaga agar aktivitas ekonomi tetap berjalan meski pertandingan semifinal digelar tanpa kehadiran penonton di stadion.
Sebanyak 25 UMKM tetap beroperasi di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Panitia kemudian menggerakkan para pekerja untuk membeli makanan dari para pelaku UMKM tersebut.
Langkah ini dilakukan agar aktivitas ekonomi tetap bergerak meski tidak ada suporter yang hadir langsung di stadion.
Final Piala Presiden 2026 Berpotensi Tambah Transaksi
Perputaran ekonomi dari UMKM masih berpeluang bertambah setelah pertandingan final dan perebutan tempat ketiga digelar.
Dua laga tersebut berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Kamis (6/8/2026).
Persib Bandung akan menghadapi Persebaya Surabaya pada final, sedangkan Persija Jakarta bertemu Arema FC dalam perebutan posisi ketiga.
Penyelenggara berharap dua pertandingan terakhir kembali memberikan dampak positif terhadap masyarakat sekitar.
Bukan hanya dari sisi ekonomi, panitia juga ingin memastikan pertandingan berjalan dengan baik dari aspek kompetisi, keamanan, dan kebersihan.
Dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar memang menjadi salah satu nilai yang ingin dihadirkan melalui Piala Presiden 2026.
Kehadiran turnamen diharapkan tidak hanya memberikan hiburan bagi pencinta sepak bola, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mendapatkan tambahan pendapatan.