Mengapa Justin Hubner Nyaris Tak Tergantikan di Timnas Indonesia?

justin hubner
Sumber :
  • pinterest

VIVASoccer – Nama Justin Hubner kembali menjadi sorotan menjelang pengumuman skuad final Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026.

img_title Usai FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Hadapi Lawan Piala Dunia

Di tengah ketatnya persaingan memperebutkan 23 tempat, bek berusia 22 tahun itu justru dinilai memiliki modal yang membuat peluangnya sulit diabaikan oleh pelatih John Herdman.

PSSI hingga kini memang belum merilis daftar resmi pemain yang akan dibawa ke ASEAN Championship 2026.

img_title Jadwal Semifinal Piala AFF 2026 dan Daftar Top Skor Terbaru

Namun, dari sejumlah nama yang terus muncul dalam proyeksi skuad, Justin Hubner termasuk pemain yang konsisten disebut berpeluang besar masuk daftar akhir bersama Marselino Ferdinan, Rizky Ridho, Thom Haye, Jens Raven, dan Mitchell Baker.

John Herdman sendiri memastikan proses seleksi belum selesai. Pelatih asal Inggris itu masih ingin melihat perkembangan para pemain sebelum menentukan 23 nama yang akan didaftarkan.

img_title 4 Wasit Jepang Diselidiki, Salah Satunya Pernah Pimpin Timnas

"Ya, kita lihat saja nanti. Saya hanya bisa memilih 23 pemain. Kami akan menambah kiper ketiga ke dalam daftar juga. Kami selama ini berlatih dengan dua kiper, tapi kami akan menambah yang ketiga," kata Herdman, dikutip Kompas.com.

Punya Karakter yang Tidak Dimiliki Banyak Bek

Peluang besar Justin Hubner bukan hanya karena pengalamannya bersama Timnas Indonesia. Ia juga memiliki karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan sepak bola modern.

Hubner merupakan bek berkaki kiri, sebuah profil yang jumlahnya tidak banyak di skuad Garuda. Keunggulan ini memberi keseimbangan saat membangun serangan dari lini belakang, terutama ketika Indonesia memainkan skema tiga bek maupun empat bek.

Selain itu, pemain yang berkarier di Eropa tersebut dikenal agresif dalam duel satu lawan satu, berani melakukan pressing tinggi, serta cukup tenang ketika mengalirkan bola dari area pertahanan. Karakter seperti ini menjadi nilai tambah ketika menghadapi lawan yang gemar menekan sejak awal pertandingan.

Tak hanya bertahan, Hubner juga beberapa kali menunjukkan keberanian membawa bola keluar dari area pertahanan untuk membuka ruang serangan, sesuatu yang menjadi bagian penting dalam filosofi permainan sepak bola modern.

Jadwal Berat Membuat Pengalaman Hubner Dibutuhkan

ASEAN Championship 2026 menghadirkan tantangan berbeda dibanding edisi sebelumnya. Format kandang dan tandang di fase grup membuat setiap tim harus menjaga konsistensi dalam empat pertandingan yang berlangsung dalam waktu singkat.

Halaman Selanjutnya
img_title