Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru di Korea, Bukan Lagi Megatron usai Gabung Hyundai Hillstate
VIVASoccer – Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi perhatian publik Korea Selatan setelah resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk menghadapi kompetisi V-League 2026-2027. Bukan hanya karena kepindahannya dari Jung Kwan Jang Red Sparks, pevoli andalan Timnas Indonesia itu kini juga mendapat julukan baru dari media Korea, yakni "Hijab Spiker", menggantikan sebutan "Megatron" yang melekat selama dua musim terakhir.
Julukan tersebut muncul dalam laporan swtvnews, media Korea Selatan, yang memberitakan kedatangan Megawati di Bandara Internasional Incheon pada 10 Juli 2026. Dalam laporannya, media tersebut menyebut Megawati sebagai "Hijab Spiker" saat mengabarkan kepindahannya ke Hyundai Hillstate sebagai pemain kuota Asia.
Identitas yang Kini Jadi Sorotan
Selama membela Red Sparks, nama Megawati identik dengan julukan Megatron, sebutan yang lahir berkat spike keras dan konsistensinya mencetak poin di Liga Voli Korea.
Kini, media Korea justru lebih menonjolkan identitasnya sebagai atlet muslim berhijab yang mampu bersaing di salah satu kompetisi voli terbaik Asia. Dalam laporannya, swtvnews menulis bahwa "Hijab Spiker" Mega kembali bergabung dengan Hyundai E&C sebagai pemain kuota Asia, sekaligus menyoroti kiprah Megawati yang sukses membawa Jung Kwan Jang bersaing hingga babak final V-League pada musim 2024-2025.
Julukan baru tersebut bukan sekadar menggambarkan penampilan Megawati yang selalu mengenakan hijab saat bertanding. Sebutan itu juga menjadi bentuk pengakuan terhadap identitas yang membuatnya berbeda dibanding mayoritas pemain asing di V-League sekaligus menunjukkan besarnya perhatian media Korea terhadap karier pevoli asal Indonesia tersebut.
Statistik Jadi Alasan Hyundai Hillstate Merekrut Megawati
Di balik julukan barunya, alasan utama Hyundai Hillstate mendatangkan Megawati tetap tidak lepas dari performanya di lapangan.
Pada musim debutnya bersama Red Sparks pada V-League 2023-2024, opposite hitter berusia 26 tahun itu membukukan 736 poin, menjadi pencetak angka terbanyak di tim, masuk jajaran tujuh besar top skor liga, serta berada di papan atas efektivitas serangan.
Performanya meningkat pada musim berikutnya. Megawati mengoleksi 802 poin, finis di posisi tiga daftar pencetak angka terbanyak V-League, serta menjadi salah satu pemain paling efektif dalam sejumlah kategori serangan, termasuk serangan terbuka, quick attack, hingga serangan dari lini belakang. Statistik tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Hyundai Hillstate memilihnya sebagai pemain kuota Asia untuk musim 2026-2027.