Carlo Ancelotti Tetap Aman Meski Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026
VIVASoccer – Posisi pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, dipastikan tetap aman meski Selecao gagal memenuhi target pada Piala Dunia 2026. Confederação Brasileira de Futebol (CBF) menegaskan tetap memberikan kepercayaan penuh kepada pelatih asal Italia tersebut untuk melanjutkan proyek jangka panjang bersama tim nasional.
Brasil harus mengakhiri langkahnya di babak 16 besar setelah kalah 1-2 dari Tim nasional sepak bola Norwegia.
Hasil itu menjadi salah satu pencapaian terburuk Selecao di ajang Piala Dunia dalam sembilan edisi terakhir dan memicu kritik dari publik serta desakan agar Ancelotti dicopot dari jabatannya.
CBF Tegaskan Ancelotti Tetap Bertahan
Meski mendapat tekanan setelah kegagalan di Piala Dunia 2026, CBF memastikan tidak akan melakukan pergantian pelatih.
Direktur CBF, Rodrigo Caetano, menegaskan bahwa Ancelotti masih menjadi sosok yang dipercaya memimpin Brasil hingga akhir siklus Piala Dunia berikutnya.
"Dia adalah manajer kami dan akan tetap menjadi manajer kami selama siklus ini," ujar Rodrigo Caetano, seperti dikutip Reuters.
Pernyataan tersebut sekaligus meredam spekulasi mengenai masa depan Ancelotti setelah hasil mengecewakan di turnamen.
Timnas Brasil
- fifa
Rekor Ancelotti Bersama Brasil
Ancelotti resmi menangani Brasil pada Mei 2025 setelah menggantikan Dorival Júnior.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala, ia telah memimpin 17 pertandingan di berbagai ajang dengan catatan 10 kemenangan, tiga hasil imbang, dan empat kekalahan.
Meski statistik tersebut tergolong positif, kegagalan membawa Brasil melangkah jauh di Piala Dunia membuat ekspektasi terhadapnya semakin tinggi.
Fokus Bangkit Menuju Copa America 2028
CBF Pilih Percaya pada Proses
CBF menegaskan bahwa proyek pembangunan tim tidak akan dihentikan hanya karena satu hasil buruk di Piala Dunia.
Dengan kontrak yang masih berlaku hingga setelah Piala Dunia 2030, Ancelotti diharapkan mampu membangun kembali kekuatan Selecao dan membawa tim kembali bersaing di level tertinggi.
Target terdekat yang menjadi perhatian adalah Copa América 2028. Turnamen tersebut dipandang sebagai kesempatan bagi Ancelotti untuk membuktikan kapasitasnya sekaligus mengembalikan prestasi Brasil.
Keputusan mempertahankan Ancelotti menunjukkan CBF memilih mengedepankan kontinuitas dan kepercayaan terhadap proses, dengan harapan Selecao dapat tampil lebih kuat dan kompetitif pada agenda internasional berikutnya.**