Kim Sang-sik Kepergok Pantau Laga Garuda vs Mozambik, Respons Santai John Herdman Bikin Vietnam Ketar-ketir

Kim Sang-Sik
Sumber :
  • Bao Bac Ninh

VIVASoccer – Tensi panas jelang Piala ASEAN 2026 (Piala AFF) dipastikan sudah dimulai dari sekarang. Atmosfer pertandingan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa malam (9/6/2026), mendadak viral di media sosial setelah kamera tribun memergoki sosok tak asing di bangku VIP Barat.

img_title Prediksi 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, tertangkap basah hadir langsung di stadion. Juru taktik asal Korea Selatan tersebut kedapatan sedang memantau dan mencatat skema permainan skuad Garuda yang malam itu sukses membungkam Mozambik lewat gol tunggal Ole Romeny di menit ke-11.

Misi Intelijen Vietnam di Jakarta

img_title Megawati Hangestri Buka Fakta di Balik Absennya dari Timnas Indonesia

Kehadiran Kim Sang-sik jelas bukan untuk sekadar menikmati pertandingan. Berada di grup yang sama (Grup A) pada ajang Piala ASEAN yang akan bergulir akhir Juli 2026 nanti, Vietnam tampaknya mulai panik dan merasa perlu melakukan pemantauan visual secara langsung terhadap kekuatan baru Indonesia di bawah asuhan John Herdman.

"Saya pikir pelatih Vietnam malam ini sedang melakukan pemantauan pemain dan tim Indonesia," ujar John Herdman dengan tenang saat sesi konferensi pers pasca-laga.

img_title John Herdman Siapkan Skuad Terbaik Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

'Prank' Sempurna John Herdman: Vietnam Belum Lihat Skuad Asli

Menariknya, alih-alih merasa terganggu karena taktiknya diintip oleh sang rival abadi, John Herdman justru memberikan respons yang sangat cerdik sekaligus menjadi psywar (perang saraf) yang mematikan.

Pelatih asal Inggris tersebut mengisyaratkan bahwa apa yang dicatat oleh Kim Sang-sik malam itu akan menjadi sia-sia.

Mengapa? Karena komposisi pemain yang diturunkan pada FIFA Matchday Juni ini adalah full team yang dihuni oleh mayoritas pemain diaspora yang berkarier di Eropa.

Sementara itu, untuk turnamen regional seperti Piala ASEAN, regulasi umumnya membuat klub-klub Eropa tidak wajib melepas pemain mereka.

"AFF (Piala ASEAN) akan menjadi turnamen yang berbeda. Jeda internasional Juni memang berbeda karena kami diperkuat banyak pemain yang berbasis di Eropa. Jadi, semoga dia (Kim Sang-sik) menikmati apa yang dia lihat malam ini, dan saya mendoakan yang terbaik untuknya," kata Herdman sambil tersenyum sarat makna.

Halaman Selanjutnya
img_title