Kenapa Timnas Indonesia Pilih Stadion Pakansari untuk Piala AFF 2026?
VIVASoccer – Timnas Indonesia dipastikan tidak akan menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai kandang pada fase grup ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF 2026.
Sebagai gantinya, PSSI menetapkan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, sebagai markas Garuda untuk dua pertandingan kandang di penyisihan Grup A.
Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) menilai kapasitas Stadion Pakansari lebih sesuai dengan kebutuhan pertandingan fase grup.
Dengan kapasitas sekitar 30 ribu penonton, stadion tersebut dinilai mampu menghadirkan atmosfer yang lebih penuh dibanding jika pertandingan digelar di SUGBK yang memiliki kapasitas lebih dari 70 ribu kursi.
Managing Director GSI, Marsal Masita, menjelaskan bahwa pihaknya memperkirakan jumlah penonton pada fase grup belum akan membludak seperti pertandingan semifinal atau final.
Oleh karena itu, memilih stadion dengan kapasitas yang lebih ideal dianggap sebagai langkah paling efektif agar suasana pertandingan tetap meriah dan memberikan dukungan maksimal bagi Timnas Indonesia.
Pada fase grup nanti, Timnas Indonesia dijadwalkan menjamu Kamboja pada 27 Juli 2026 dan Vietnam pada 3 Agustus 2026 di Stadion Pakansari.
Kedua pertandingan tersebut diperkirakan akan menjadi penentu langkah Garuda menuju babak semifinal.
Terutama duel melawan Vietnam yang diprediksi menjadi laga paling krusial di Grup A.
GBK Disiapkan untuk Fase Gugur
Meski tidak digunakan pada fase grup, SUGBK tetap masuk dalam rencana PSSI.
Stadion kebanggaan Indonesia itu telah didaftarkan sebagai venue apabila Timnas Indonesia berhasil melangkah ke babak semifinal dan final Piala AFF 2026.
Dengan demikian, laga-laga berstatus besar tetap akan digelar di stadion terbesar di Tanah Air.
Selain mempertimbangkan kapasitas, faktor kesiapan stadion juga menjadi perhatian.
Stadion Pakansari menjalani sejumlah pembenahan, mulai dari perbaikan atap hingga peningkatan kualitas rumput lapangan agar memenuhi standar pertandingan internasional.
Proses renovasi tersebut dilakukan agar stadion benar-benar siap ketika menjadi tuan rumah Piala AFF 2026.
PSSI berharap keputusan menggunakan Pakansari mampu menciptakan atmosfer yang lebih hidup.
Dukungan penuh dari suporter di stadion yang terisi hampir penuh diyakini dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain Timnas Indonesia.