Alan Shearer Yakin Inggris Bisa Hentikan Messi dan Singkirkan Argentina
VIVASoccer – Legenda Inggris Alan Shearer meyakini tim asuhan Thomas Tuchel memiliki peluang besar untuk mengalahkan Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026.
Menurut mantan striker Newcastle United itu, The Three Lions mempunyai kualitas yang cukup untuk menghentikan langkah juara bertahan sekaligus memastikan tiket menuju partai final.
Shearer mengaku laga tersebut membangkitkan kenangan pahit saat Inggris disingkirkan Argentina melalui adu penalti pada babak 16 besar Piala Dunia 1998.
Sebagai kapten tim saat itu, ia masih mengingat bagaimana Argentina merayakan kemenangan tepat di depan para pemain Inggris setelah pertandingan berakhir.
Meski pengalaman tersebut masih membekas, Shearer berharap generasi Inggris saat ini mampu mengubah sejarah.
Ia menilai skuad yang dimiliki Tuchel cukup kuat untuk menumbangkan Argentina dan mengakhiri perjalanan Lionel Messi di Piala Dunia 2026.
Messi Jadi Ancaman, Bellingham Diyakini Jadi Pembeda
Menurut Shearer, seluruh permainan Argentina masih berpusat pada Lionel Messi. Karena itu, Inggris wajib membatasi ruang gerak sang kapten Albiceleste agar tidak leluasa mengatur serangan.
Ia memperkirakan Inggris tidak akan menugaskan satu pemain untuk terus mengawal Messi secara khusus.
Sebaliknya, para pemain bertahan akan bekerja sama menutup ruang setiap kali Messi menguasai bola sehingga pengaruhnya terhadap permainan dapat diminimalkan.
Selain Messi, Shearer juga menyoroti penampilan luar biasa Jude Bellingham. Gelandang Real Madrid tersebut dinilai menjalani turnamen terbaik dalam kariernya dan menjadi salah satu kandidat kuat pemain terbaik Piala Dunia 2026.
Tak hanya Bellingham, Harry Kane juga dianggap memiliki peran penting di lini depan Inggris.
Kombinasi keduanya diyakini mampu memberikan ancaman besar bagi pertahanan Argentina sepanjang pertandingan.
Waspadai Emosi dan Keputusan Wasit
Shearer juga mengingatkan Inggris untuk menjaga emosi selama pertandingan. Ia menilai duel melawan Argentina selalu berlangsung panas dan bukan tidak mungkin kembali diwarnai kartu merah seperti yang terjadi pada pertemuan kedua tim di Piala Dunia 1998.
Mantan striker Inggris itu bahkan mengaku sedikit khawatir dengan konsistensi keputusan wasit dan VAR sepanjang turnamen.
Menurutnya, beberapa keputusan kontroversial pada Piala Dunia 2026 menunjukkan pentingnya para pemain tetap tenang agar tidak memberikan kesempatan kepada wasit mengambil keputusan yang merugikan.