Tolak Red Sparks, Alasan Hyundai Hillstate Pilih Megawati Bikin Syok!
VIVASoccer - Dunia bola voli Asia kembali diguncang oleh keputusan transfer besar menjelang bergulirnya kompetisi kasta tertinggi Korea Selatan, V-League musim 2026/2027.
Kejutan besar datang dari klub raksasa asal Suwon, Hyundai E&C Hillstate, yang secara resmi mengamankan jasa opposite hitter andalan Timnas Voli Putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi.
Langkah berani manajemen Hyundai Hillstate merekrut pemain berjuluk 'Megatron' ini tanpa melalui proses try out panjang memicu tanda tanya besar di kalangan penggemar voli tanah air maupun Negeri Ginseng.
Berita kepindahan ini dikonfirmasi langsung melalui akun media sosial resmi klub dan laporan dari media Korea seperti Star Jogja FM. Lantas, apa yang membuat sang juara bertahan V-League begitu percaya diri merekrut Megawati tanpa ragu?.
Faktor utama yang memantapkan langkah raksasa Suwon ini adalah kepastian kualitas yang disaksikan langsung oleh jajaran kepelatihan. Pelatih kepala Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, terpantau hadir langsung untuk memonitor aksi Megawati pada laga final Proliga di GOR Among Rogo, Yogyakarta.
Pelatih Kang Sung-hyung menyaksikan sendiri bagaimana Megawati sukses memimpin Jakarta Pertamina Enduro merengkuh trofi juara tertinggi di tanah air.
Performa ofensif yang konsisten sepanjang kompetisi domestik tersebut meyakinkan tim pemandu bakat Hyundai Hillstate bahwa Megawati tidak memerlukan uji tanding ulang melalui jalur try out formal.
Kemampuannya mendominasi lini serang dianggap telah teruji di berbagai level kompetisi kompetitif.
Dominasi Dua Musim Bersama Red Sparks dan Statistik Solid
Hyundai Hillstate tidak membeli kucing dalam karung. Pengalaman Megawati selama dua musim (periode 2023 hingga 2025) berseragam Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks menjadi portofolio yang tidak terbantahkan.
Catatan statistik Megawati yang sangat solid sebagai salah satu pendulang poin terbanyak di V-League musim lalu menjadi alasan utama kuatnya daya tarik sang pemain.
Pihak manajemen Hyundai Hillstate melihat kecocokan taktis yang instan.
Karakteristik serangan tajam Megawati dinilai sangat serasi untuk dipadukan dengan setter andalan mereka, Kim Da-in, serta legiun asing asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, guna membentuk trisula serang baru yang mematikan.