Klub Australia Blokir Naturalisasi Jelang Laga Vietnam di Piala AFF 2026
VIVASoccer - Harapan publik sepak bola tanah air untuk melihat kekuatan penuh Timnas Indonesia di ajang ASEAN Championship (Piala AFF) 2026 dipastikan menemui ganjalan berat.
Pelatih kepala skuad Garuda, John Herdman, membawa kabar kurang sedap dari pemusatan latihan (training camp) tim di Bali.
Salah satu amunisi potensial yang tengah diproyeksikan melalui jalur naturalisasi dipastikan batal memperkuat tim nasional akibat kendala restu klub pramusim.
Langkah taktis Timnas Indonesia tereduksi menyusul benturan regulasi turnamen Asia Tenggara yang berada di luar kalender resmi FIFA (non-FIFA window).
Kondisi ini memaksa jajaran pelatih memutar otak guna merombak komposisi pemain menjelang laga pembuka Grup A melawan Kamboja pada 27 Juli mendatang.
Alasan Luke Vickery Batal Bergabung dan Status Mitchell Baker
Dalam sesi wawancara resmi di Bali United Training Center pada Jumat, 10 Juli 2026, John Herdman mengonfirmasi kegagalan pemanggilan striker muda berbakat, Luke Vickery.
Pemain depan milik Macarthur FC tersebut tidak dilepas oleh klubnya karena terikat agenda pramusim domestik.
Pihak manajemen klub asal Australia itu menolak melepas aset mereka ke turnamen luar kalender FIFA, sebuah keputusan yang disayangkan oleh Herdman mengingat potensi besar sang pemain.
Berbeda nasib dengan Luke Vickery, calon pemain naturalisasi lainnya, Mitchell Baker, dipastikan tetap berada di dalam daftar pemusatan latihan di Bali.
Meski proses administrasi peralihan kewarganegaraannya belum sepenuhnya rampung, ia terus ditempa dalam program taktis tim.
Di samping itu, sebagaimana dilansir secara resmi oleh portal berita Viva.co.id, juru taktik asal Inggris itu menegaskan bahwa skuad Indonesia pada Piala AFF kali ini akan steril dari para pemain yang merumput di liga-liga Eropa.
Regulasi klub Eropa yang sangat ketat terhadap kalender internasional menjadi tembok pembatas utama bagi kehadiran pilar-pilar utama abroad. Untuk menanggulangi situasi sulit ini, Herdman sebelumnya telah bergerak cepat memanggil 50 pemain ke dalam daftar wider squad.
Skuad gemuk ini didominasi oleh kombinasi pemain berpengalaman dan talenta lokal potensial, ditambah beberapa nama abroad regional ASEAN seperti Sandy Walsh dan Shayne Pattynama.