Mathew Baker Disorot Usai Indonesia Kandas di Piala AFF U-19
- Berbagai Sumber
VIVASoccer – Kegagalan Timnas Indonesia U-19 melangkah ke partai final Piala AFF U-19 2026 tak hanya menyisakan kekecewaan bagi para pendukung Garuda Muda.
Hasil tersebut juga memunculkan sorotan terhadap performa sejumlah pemain, termasuk bek muda Mathew Baker yang dinilai belum tampil maksimal saat menghadapi Australia di babak semifinal.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (11/6/2026) malam WIB, Indonesia harus mengakui keunggulan Australia dengan skor tipis 0-1.
Satu-satunya gol dalam laga tersebut dicetak oleh Marcus Edward Neil, yang sekaligus memastikan langkah Australia menuju partai final Piala AFF U-19 2026.
Seusai pertandingan, perhatian publik tertuju pada penampilan Mathew Baker. Bek berusia 17 tahun itu dianggap belum mampu menunjukkan performa terbaiknya dalam laga krusial tersebut.
Menanggapi berbagai penilaian yang berkembang, pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto memberikan penjelasan. Ia menegaskan bahwa tidak ada persoalan terkait kondisi fisik sang pemain.
Menurut Nova, faktor utama yang memengaruhi performa Baker lebih kepada proses adaptasi dan chemistry dengan rekan-rekan setimnya yang belum terbentuk secara maksimal.
"Mengenai Baker, sebenarnya tidak ada masalah dari sisi kondisi. Mungkin hanya soal chemistry," kata Nova Arianto.
Nova menjelaskan bahwa sebagian besar pemain yang mengisi lini belakang Garuda Muda sudah cukup lama bermain bersama, termasuk saat tampil di ajang Piala Dunia U-17. Kebersamaan tersebut membuat mereka lebih memahami karakter dan pola permainan satu sama lain di lapangan.
Sementara itu, situasi berbeda dialami Baker yang baru bergabung dengan skuad dalam waktu yang sangat singkat sebelum turnamen berlangsung.
"Kalau di back five, rata-rata pemain sudah bersama kami di Piala Dunia U-17. Mungkin itu yang membuat chemistry belum terbentuk maksimal karena Baker baru bergabung H-1," ujarnya.
Meski mengakui faktor chemistry menjadi salah satu tantangan, Nova tidak ingin menjadikannya sebagai alasan utama di balik kekalahan timnya dari Australia.
Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu menegaskan bahwa seluruh pemain harus terus berupaya membangun kekompakan agar performa tim semakin solid di masa mendatang.