Gagal Raih Medali SEA Games 2025, Pelatih Timnas Putri Indonesia Bidik Piala Dunia 2031

Timnas Putri Indonesia
Sumber :
  • pinterest

VIVASoccer – Timnas Putri Indonesia harus mengakhiri perjuangan di SEA Games 2025 tanpa medali. Garuda Pertiwi finis di posisi keempat setelah kalah 0-2 dari Thailand pada laga perebutan perunggu yang digelar di Chonburi, Rabu (17/12/2025).

img_title Pengamat Yakin Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia 2030, Ini Alasannya

Hasil tersebut membuat Timnas Putri kembali gagal naik podium di ajang SEA Games. Meski demikian, pelatih Akira Higashiyama menegaskan bahwa turnamen ini bukan akhir dari perjalanan tim.

Ia menilai SEA Games justru menjadi bagian penting dalam proses pembangunan skuad jangka panjang.  Pelatih asal Jepang berusia 35 tahun itu melihat adanya perkembangan positif dari sisi mental dan karakter pemain, meski hasil akhir belum memuaskan.

img_title Coach Justin Sebut Timnas Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2030

Timnas Putri Indonesia

Photo :
  • -

Menurutnya, pengalaman bersaing di level regional menjadi fondasi penting untuk menghadapi tantangan yang lebih besar ke depan.

img_title Mbappe Raih Golden Boot Piala Dunia 2026, Messi Gagal Kejar di Final

Alih-alih terpaku pada kegagalan meraih medali, Akira mengungkapkan target besar Timnas Putri Indonesia, yakni tampil di Piala Dunia Wanita. Ia menyadari bahwa peluang lolos ke Piala Dunia 2027 di Brasil sudah tertutup karena Indonesia tidak mengikuti Piala Asia Wanita 2026.

Dengan kondisi tersebut, Akira mengarahkan fokus ke target yang lebih realistis, yakni Piala Dunia Wanita 2031. Ia menilai rentang waktu sekitar enam tahun cukup ideal untuk membangun tim secara bertahap dan berkelanjutan.

Akira menegaskan bahwa proses pengembangan pemain menjadi kunci utama. Ia menolak pendekatan instan dan menekankan pentingnya peningkatan kemampuan teknis, mental, serta konsistensi pembinaan di semua level.

Terlepas dari hasil di SEA Games 2025, Akira mengaku puas dengan semangat juang para pemain. Ia menilai sejumlah pemain muda, termasuk Claudia Scheunemann, menunjukkan dedikasi tinggi dan mendapat pengalaman berharga untuk masa depan.

Akira pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, staf, dan PSSI atas kerja keras selama turnamen. Ia menegaskan bahwa tim telah memberikan usaha maksimal di lapangan dan menjadikan SEA Games 2025 sebagai pijakan penting menuju target yang lebih besar.**