FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Di SUGBK, Media Vietnam Ketar-Ketir Lihat Skuad
VIVASoccer - Persiapan Tim nasional sepak bola Indonesia menuju perhelatan bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026 memasuki fase krusial.
Penunjukan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, sebagai venue utama seluruh laga fase Grup A tidak hanya memicu antusiasme publik sepak bola nasional, tetapi juga memancing sorotan tajam dari berbagai media Asia Tenggara, khususnya media-media Vietnam.
Turnamen resmi skala regional di bawah naungan FIFA ini diproyeksikan menjadi panggung pembuktian bagi skuad Garuda.
Status kompetisi yang masuk ke dalam kalender resmi FIFA memberikan keuntungan strategis tersendiri bagi Indonesia untuk menghadirkan deretan pemain terbaiknya yang berkarier di mancanegara.
Jadwal Lengkap dan Keuntungan Tuan Rumah di SUGBK
Sebagai tuan rumah untuk divisi utama (Premier Division), Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura dan Bangladesh. Seluruh rangkaian laga penyisihan grup skuad Garuda dijadwalkan berlangsung sepenuhnya di SUGBK, Jakarta.
Berikut jadwal resmi laga fase Grup A Timnas Indonesia:
- Jumat, 25 September 2026: Indonesia vs Singapura (SUGBK, Kick-off 20.00 WIB)
- Senin, 28 September 2026: Indonesia vs Malaysia (SUGBK, Kick-off 20.00 WIB)
- Kamis, 1 Oktober 2026: Indonesia vs Bangladesh (SUGBK, Kick-off 19.30 WIB)
Berdasarkan format turnamen resmi, hanya tim pembuncak klasemen (juara grup) yang berhak mengamankan tiket langsung ke partai Final pada 5 Oktober 2026 di SUGBK.
Sementara itu, tim yang finis di posisi runner-up bakal berlaga di laga perebutan tempat ketiga.
Sorotan Media Vietnam CS Terhadap Komposisi Skuad Garuda
Kehadiran turnamen ini di kalender FIFA mengubah peta persaingan kawasan secara signifikan.
Media Vietnam, termasuk VnExpress, secara khusus mengulas potensi dominasi lini pertahanan Indonesia yang bakal diperkuat pilang-pilar tangguh Eropa seperti Jay Idzes, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk.
Menurut ulasan media luar negeri yang dirangkum dalam laporan Media Vietnam Gunjing Timnas Indonesia di Solo Balapan, persentase pemain yang berkarier di luar negeri (abroad) diprediksi mendominasi komposisi tim.
Hal ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu kandidat terkuat peraih gelar juara, sekaligus menebar ancaman nyata bagi kompetitor lainnya di kawasan ASEAN.