Indra Sjafri Singgung Masa Depan Timnas Indonesia, Apa Isunya?
- Berbagai Sumber
VIVASoccer – Garuda International Cup (GIC) 2026 bukan hanya berkembang dari sisi peserta, tetapi juga membawa kembali persoalan mendasar sepak bola Indonesia yaitu bagaimana kompetisi usia muda menjadi jalur pembinaan menuju Timnas Indonesia.
Pandangan tersebut disampaikan Indra Sjafri dalam kapasitasnya sebagai Technical Advisor GIC 2026, sebagaimana diberitakan Kompas.com pada 16 Agustus 2026.
Indra menilai kompetisi kelompok usia tidak boleh ditempatkan di bawah gemerlap turnamen senior.
Menurutnya, pembinaan pemain harus berlangsung secara bertahap, berkesinambungan, dan konsisten.
Bukan Sekadar Mencari Juara
GIC 2026 akan berlangsung pada 19-23 Agustus 2026 di ASIOP Training Ground dan AYO Arena, Sentul, Bogor.
Laman resmi GIC mencatat edisi tahun ini menghadirkan 15 negara, meningkat dari 12 negara pada penyelenggaraan 2025.
Kelima kategori yang dipertandingkan adalah U-10, U-12, U-15, U-15 Girls, dan U-17.
Kategori U-15 Girls menjadi tambahan baru pada 2026, memperluas ruang kompetisi internasional bagi pemain putri usia muda.
Perkembangan tersebut membuat GIC tidak hanya menjadi ajang pertandingan antarakademi.
Turnamen ini juga menyediakan pengalaman menghadapi pemain dari berbagai negara sejak usia pembentukan.
Pesan Indra Sjafri untuk PSSI
Dalam konferensi pers GIC 2026, Indra menilai kompetisi usia muda masih mendapatkan perhatian yang belum sebanding dengan level senior.
“Fondasi Timnas Indonesia berawal dari sini,” kata Indra Sjafri, dikutip Kompas.com dari konferensi pers GIC 2026.
Ia juga menilai pengalaman selama menangani tim nasional kelompok usia menunjukkan bahwa turnamen berkualitas dapat membantu proses pembentukan pemain.
“Kompetisi berkualitas yang turut menempa teknik dan mental pemain muda,” ujar Indra, sebagaimana dikutip Kompas.com.
Pesan tersebut muncul ketika GIC justru menunjukkan ekspansi dari tahun ke tahun.
GIC Terus Memperluas Panggung
Data resmi GIC menunjukkan turnamen ini pertama kali digelar pada 2015 di Bandung.
Setelah sempat berhenti selama beberapa tahun, GIC kembali pada 2022 dan kemudian berkembang dengan penambahan peserta serta kategori usia.
Pada 2025, GIC sudah mempertemukan 64 tim dari 12 negara dalam empat kelompok usia.
Sejumlah akademi Asia ikut ambil bagian, termasuk Evergrande Football School, Shonan Bellmare, Hwaseong FC, dan Lion City Sailors.