Pengamat Anton Sanjoyo Bongkar Masalah Timnas Indonesia di Era John Herdman
VIVASoccer – Kritik terhadap John Herdman menguat setelah Timnas Indonesia tersingkir dari ASEAN Hyundai Cup 2026, dengan sorotan utama tertuju pada pola serangan yang dinilai tidak berkembang sepanjang turnamen.
Pengamat sepak bola Anton Sanjoyo menilai permainan Timnas Indonesia kehilangan bentuk ketika menghadapi Vietnam hingga Singapura.
Kritik tersebut muncul setelah Indonesia hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A.
Hasil itu membuat Indonesia gagal melaju ke semifinal untuk kedua kalinya secara beruntun.
Masalahnya Bukan Sekadar Hasil
Kegagalan tersebut terasa lebih berat karena Indonesia datang dengan status salah satu tim yang diperhitungkan di turnamen.
VnExpress, media nasional Vietnam, mencatat Indonesia memiliki nilai skuad tertinggi di ASEAN Cup 2026 menurut Transfermarkt.
Namun, keunggulan tersebut tidak berbanding lurus dengan hasil yang didapat di lapangan.
Indonesia memang menang 5-1 atas Kamboja dan 3-0 atas Timor-Leste sebelum menghadapi Vietnam dan Singapura.
Masalah kemudian terlihat ketika lawan mampu memberikan tekanan lebih terorganisasi dan menutup ruang permainan Indonesia.
Anton menyoroti kondisi tersebut dalam pernyataan di kanal YouTube Ruang Publik yang kemudian dikutip JournalArta.
“Tidak ada kemajuan, tidak ada yang berubah, terutama dalam cara menyerang,” kata Anton seperti dikutip JournalArta pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Menurut Anton, persoalan itu bukan hanya mengenai penyelesaian akhir.
Ia juga menilai variasi serangan Indonesia terlalu terbatas sehingga permainan lebih mudah dibaca lawan.
Kontras dengan Awal Era Herdman
Menariknya, kritik tersebut berbanding terbalik dengan penilaian Anton pada awal masa kepelatihan Herdman.
Dalam FIFA Series 2026, Anton sebelumnya melihat permainan Indonesia lebih agresif dan terorganisasi ketika menghadapi lawan-lawan dari luar Asia Tenggara.
IDN Times mencatat Anton saat itu memuji kualitas sirkulasi bola dan screening pemain Indonesia.
Indonesia bahkan mengakhiri FIFA Series 2026 sebagai runner-up setelah kalah tipis 0-1 dari Bulgaria.
Artinya, persoalan yang kini muncul dapat dibaca sebagai pertanyaan mengenai konsistensi penerapan permainan, bukan semata-mata apakah Herdman memiliki gagasan taktik.
Vietnam Jadi Titik Balik
Perubahan situasi paling jelas terlihat ketika Indonesia bertemu Vietnam di Grup A.