PSSI Ubah Format Piala Presiden, Kini Diprioritaskan untuk Timnas Indonesia
- id.pinterest.com
VIVASoccer – PSSI mengumumkan perubahan besar terhadap penyelenggaraan Piala Presiden mulai tahun depan.
Turnamen yang selama ini dikenal sebagai ajang pramusim bagi klub-klub Indonesia akan dialihkan untuk mendukung pengembangan Timnas Indonesia.
Keputusan tersebut disampaikan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, usai Kongres Biasa PSSI 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Menurut Erick, perubahan dilakukan karena kompetisi antarklub di Indonesia kini semakin lengkap, termasuk dengan hadirnya League Cup atau Piala Indonesia.
Dengan adanya kompetisi baru tersebut, PSSI menilai Piala Presiden perlu memiliki fungsi yang berbeda dibandingkan sebelumnya.
Erick Thohir Jelaskan Alasan Perubahan Piala Presiden
Erick Thohir mengingatkan bahwa Piala Presiden pertama kali digelar sebagai solusi ketika sepak bola Indonesia tengah menghadapi masa sulit akibat sanksi FIFA.
Saat itu, turnamen tersebut menjadi wadah agar klub-klub tetap memiliki kompetisi.
Namun, kondisi saat ini dinilai sudah berbeda karena kalender kompetisi nasional semakin lengkap.
Piala Presiden 2026
- YouTube
"Teman-teman harus ingat, Piala Presiden itu lahir ketika Indonesia bebas sanksi FIFA. Piala Presiden diisi untuk klub-klub punya pertandingan di masa itu," kata Erick Thohir.
Ia menambahkan bahwa keberadaan League Cup membuat fungsi Piala Presiden sebagai turnamen pramusim klub tidak lagi menjadi prioritas.
"Karena klub-klub sudah juga melahirkan yang namanya kompetisi League Cup (Piala Indonesia), nah turnamen ini tahun depan tidak lagi untuk klub," ujarnya.
Piala Presiden Akan Difokuskan untuk Timnas Indonesia
Meski belum menjelaskan format secara rinci, Erick mengungkapkan PSSI tengah mengkaji konsep baru Piala Presiden yang berorientasi pada penguatan Timnas Indonesia.
Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah menjadikan Piala Presiden sebagai ajang uji coba internasional atau turnamen mini yang melibatkan Timnas Indonesia.
Dengan demikian, nama Piala Presiden tetap dipertahankan, tetapi fungsi turnamennya akan berubah dari kompetisi antarklub menjadi agenda yang mendukung pembinaan tim nasional.
"Kami akan mencoba bagaimana Piala Presiden untuk mengembangkan Timnas Indonesia. Tapi kasih waktu untuk berdiskusi perihal Piala Presiden berikutnya," ucap Erick Thohir.
Format Baru Masih Dalam Pembahasan