John Herdman Ungkap Alasan Ragnar Terlambat Gabung TC Timnas Indonesia
VIVASoccer – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menjelaskan alasan Ragnar Oratmangoen terlambat bergabung dalam pemusatan latihan (TC) Skuad Garuda di Bali menjelang Piala AFF 2026.
Menurut Herdman, pemain Persib Bandung itu masih harus menyelesaikan sejumlah urusan di Eropa sebelum bisa bergabung penuh bersama tim nasional.
Akibat datang lebih belakangan dibanding pemain lain, Ragnar kini menjalani program khusus agar mampu mengejar intensitas latihan yang sudah berlangsung sejak pertengahan Juli.
Ragnar Jalani Adaptasi Bertahap
Pemusatan latihan Timnas Indonesia memasuki tahap kedua sebagai bagian dari persiapan menghadapi Piala AFF 2026.
Program yang berlangsung pada 16–25 Juli 2026 tersebut difokuskan untuk meningkatkan kebugaran, kesiapan fisik, serta pematangan taktik seluruh pemain.
Karena tidak mengikuti latihan sejak hari pertama, Ragnar belum berada pada kondisi yang sama dengan rekan-rekannya.
Tim pelatih pun memilih mengembalikan kebugarannya secara bertahap agar proses adaptasi berjalan optimal.
John Herdman
Herdman Ungkap Penyebab Keterlambatan
Herdman menegaskan bahwa keterlambatan Ragnar bukan disebabkan oleh masalah disiplin.
Menurutnya, pemain berusia 28 tahun itu baru memulai program pramusim bersama klub sehingga masih membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi fisik terbaik.
Selain itu, Ragnar juga harus menyelesaikan beberapa urusan pribadi di Eropa sebelum memberikan komitmen penuh kepada Timnas Indonesia.
"Ya, Ragnar baru saja memulai masa pramusimnya, jadi dia bergabung sedikit terlambat. Dia harus menyelesaikan banyak hal di Eropa sebelum berkomitmen penuh ke Indonesia," kata Herdman.
Pelatih asal Inggris tersebut memahami situasi yang dihadapi Ragnar dan memastikan proses adaptasinya akan dilakukan tanpa terburu-buru.
Fokus Kejar Ketertinggalan
Selama mengikuti TC di Bali, Ragnar akan menjalani program latihan yang disesuaikan dengan kondisi fisiknya.
Tim pelatih ingin memastikan pemain dapat mengejar ritme latihan tanpa meningkatkan risiko cedera.
Pendekatan bertahap ini diharapkan membuat Ragnar segera menyatu dengan permainan tim dan siap bersaing memperebutkan tempat di skuad utama.
Selain meningkatkan aspek kebugaran, latihan juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman taktik dan membangun chemistry bersama pemain lainnya.
Bidik Gelar Piala AFF 2026
Timnas Indonesia terus memaksimalkan waktu persiapan sebelum memulai perjuangan di Piala AFF 2026. Seluruh pemain, termasuk Ragnar Oratmangoen, diharapkan mencapai kondisi terbaik saat turnamen dimulai.