Bukan Sekadar Juara, Spanyol Ukir Rekor Baru Sepanjang Sejarah Piala Dunia

ilustrasi spanyol juara dunia
Sumber :
  • Pinterest

 

img_title Persib Bandung vs Manila Digger: Ujian Krusial Maung Bandung di Kualifikasi

VIVASoccer – Timnas Spanyol menutup perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan sebuah pencapaian yang diprediksi tidak akan mudah disamai negara mana pun dalam waktu dekat.

Selain mengangkat trofi juara dunia, La Roja mencatat rekor pertahanan terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia setelah hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen.

img_title V-League 2026: Megawati Hangestri Duel Kontra Wonder Dogs Jadi Ujian Perdana

Catatan tersebut semakin istimewa karena Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diikuti 48 tim, sehingga jumlah pertandingan yang harus dilalui lebih banyak dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.

Meski menghadapi lawan lebih banyak, lini belakang Spanyol tetap tampil konsisten hingga laga final.

img_title Bocoran Spesifikasi Lamborghini Temerario di Indonesia: Mesin V8 Twin-Turbo Hybrid

Rekor itu dipastikan setelah Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 melalui gol Ferran Torres pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu.

Pada partai puncak tersebut, La Roja kembali mencatatkan clean sheet sehingga total kebobolan mereka sepanjang turnamen tetap bertahan di angka satu.

Rekor yang Sulit Dikejar

Keberhasilan hanya kebobolan satu gol sepanjang Piala Dunia menjadi rekor baru dalam sejarah kompetisi sepak bola paling bergengsi tersebut.

Belum pernah ada tim yang mampu mencatat jumlah kebobolan sesedikit itu pada edisi dengan jumlah pertandingan sebanyak Piala Dunia 2026.

Kokohnya lini pertahanan Spanyol menjadi fondasi utama perjalanan mereka menuju gelar juara.

Selain disiplin dalam bertahan, para pemain juga mampu mengontrol penguasaan bola sehingga lawan kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Pada final, dominasi Spanyol sudah terlihat sejak menit-menit awal. Mereka lebih banyak menguasai bola dan memaksa Argentina bertahan cukup dalam.

Meski beberapa peluang gagal dimaksimalkan pada waktu normal, tekanan yang terus dibangun akhirnya membuahkan hasil pada babak tambahan.

Kartu Merah Ubah Jalannya Pertandingan

Argentina kehilangan gelandang Enzo Fernandez setelah menerima kartu merah menjelang berakhirnya waktu normal. Bermain dengan 10 pemain membuat tim asuhan Lionel Scaloni semakin tertekan menghadapi serangan Spanyol.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh La Roja. Ferran Torres akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-106 sekaligus memastikan kemenangan Spanyol di partai final.

Gol tersebut menjadi penutup perjalanan impresif Spanyol yang tampil konsisten sejak fase grup hingga laga puncak. Selain produktif mencetak gol, mereka juga memperlihatkan organisasi pertahanan yang sangat solid sepanjang kompetisi.

Halaman Selanjutnya
img_title