Benarkah Piala Dunia 2026 Gagal Angkat Ekonomi Meksiko?

Meksiko Piala dunia 2026
Sumber :
  • Pinterest

VIVASoccer – Stadion-stadion dipenuhi penonton, jutaan wisatawan berdatangan, dan atmosfer sepak bola terasa di berbagai kota tuan rumah.

img_title Bukan Lagi Mesin Poin Utama, Ini Peran Baru Megawati di Hillstate

Namun di balik kemeriahan tersebut, kondisi ekonomi negara itu belum menunjukkan perubahan signifikan.

Berbagai analis menilai dampak ekonomi yang dihasilkan turnamen terbesar sepak bola dunia itu ternyata jauh di bawah ekspektasi awal.

img_title Persib Pinjamkan Hamra Hehanussa ke Garudayaksa, Ini Alasannya

Sebelum turnamen dimulai, pemerintah dan pelaku industri memperkirakan Piala Dunia dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, hingga konsumsi masyarakat.

Akan tetapi, realisasi di lapangan tidak sepenuhnya sesuai harapan.

img_title Persib Langsung Hadapi PSM dan Persija di Awal Super League

Beberapa kota memang mengalami peningkatan aktivitas ekonomi selama berlangsungnya pertandingan.

Namun manfaat tersebut hanya bersifat sementara dan tidak mampu memberikan perubahan besar terhadap kondisi ekonomi nasional.

Salah satu penyebab utamanya adalah lemahnya investasi yang masih membayangi perekonomian Meksiko.

Ketidakpastian mengenai peninjauan kembali perjanjian dagang Amerika Utara (USMCA) juga membuat banyak pelaku usaha memilih menunda ekspansi maupun investasi baru.

Situasi tersebut dinilai memiliki pengaruh jauh lebih besar dibanding efek jangka pendek dari penyelenggaraan Piala Dunia.

Dampak Terasa, Tetapi Hanya Sementara

Meski demikian, bukan berarti Piala Dunia sama sekali tidak memberikan manfaat.

Sektor hiburan, restoran, dan beberapa hotel di kota penyelenggara tetap menikmati peningkatan kunjungan selama turnamen berlangsung.

Selain itu, penyelenggaraan Piala Dunia juga menciptakan lebih dari 100 ribu lapangan pekerjaan sementara, meski jumlah tersebut masih berada di bawah proyeksi awal. (Reuters)

Di sisi lain, tingkat okupansi hotel di beberapa wilayah justru tidak setinggi yang diperkirakan.

Jumlah wisatawan internasional yang datang juga lebih rendah dibanding target semula.

Akibatnya, kontribusi ekonomi yang dihasilkan Piala Dunia hanya memberikan dorongan kecil terhadap pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Meksiko.

Dana Moneter Internasional (IMF) bahkan menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Meksiko tahun ini.

Para ekonom menilai masa depan ekonomi negara tersebut lebih bergantung pada kepastian investasi dan perdagangan dibandingkan penyelenggaraan ajang olahraga berskala besar.

Dengan kata lain, Piala Dunia berhasil menghadirkan kebanggaan nasional dan perhatian dunia, tetapi belum cukup kuat untuk mengubah arah pertumbuhan ekonomi Meksiko secara menyeluruh.**