Ini Keuntungan Besar Timnas Indonesia Meski Masuk Grup Neraka Piala AFF 2026
VIVASoccer – Timnas Indonesia memang harus menghadapi tantangan berat usai tergabung bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste di Grup A Piala AFF 2026.
Namun, di balik ketatnya persaingan tersebut, skuad Garuda justru memiliki satu keuntungan besar yang bisa menjadi modal penting untuk membuka jalan menuju babak semifinal.
Keuntungan itu bukan berasal dari kualitas lawan, melainkan urutan jadwal pertandingan yang memberi kesempatan kepada tim asuhan John Herdman membangun kepercayaan diri dan mengumpulkan poin sebelum menghadapi laga paling berat melawan Vietnam.
Awal Turnamen Jadi Kesempatan Emas
Indonesia dijadwalkan membuka perjalanan di Piala AFF 2026 dengan menghadapi Kamboja pada 27 Juli 2026. Setelah itu, Garuda bertandang ke markas Timor Leste pada 31 Juli 2026.
Dua pertandingan tersebut menjadi peluang emas bagi Indonesia untuk mengamankan enam poin. Jika target itu tercapai, posisi Garuda di klasemen akan jauh lebih aman sebelum menjalani duel krusial menghadapi Vietnam pada 3 Agustus.
Situasi ini membuat Indonesia memiliki ruang lebih besar untuk mengelola tekanan. Berbeda jika laga melawan Vietnam datang lebih awal, hasil pertandingan bisa langsung memengaruhi mental tim maupun persaingan di klasemen.
Vietnam Tetap Jadi Ancaman Terbesar
Meski demikian, Grup A tetap layak disebut sebagai grup neraka. Selain Singapura yang memiliki pengalaman panjang di Piala AFF, Vietnam datang dengan status juara bertahan dan kembali menjadi salah satu kandidat kuat juara.
John Herdman pun tidak menutup mata terhadap kekuatan The Golden Star Warriors. Pelatih asal Inggris itu bahkan menyebut Vietnam sebagai favorit karena memiliki pengalaman dan mental juara dalam kompetisi ini.
Menurut Herdman, fokus Indonesia adalah menyelesaikan satu pertandingan demi satu pertandingan tanpa terburu-buru memikirkan laga berikutnya. Pendekatan tersebut dinilai penting agar tim tetap konsisten sepanjang fase grup.
Persiapan Tim Terus Mengalami Perkembangan
Selama pemusatan latihan di Bali United Training Center pada 5-25 Juli 2026, tim pelatih lebih dahulu membangun fondasi kebugaran pemain sebelum meningkatkan intensitas latihan taktik.
Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, mengungkapkan kondisi skuad berkembang positif setelah memasuki masa persiapan.