Kenapa Timnas Indonesia Tak Carter Pesawat di Piala AFF 2026?

Timnas Indonesia
Sumber :
  • Pinterest

VIVASoccer – Timnas Indonesia dipastikan tidak menggunakan pesawat carter selama menjalani pertandingan fase grup ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF 2026. 

img_title Resmi Jadi Tuan Rumah, Timnas Indonesia Bidik Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Keputusan tersebut diambil setelah PSSI mempertimbangkan jadwal pertandingan, jarak antarkota, hingga efisiensi perjalanan selama turnamen berlangsung.

Managing Director PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI), Marsal Masita, menjelaskan bahwa penggunaan pesawat carter belum menjadi kebutuhan mendesak. 

img_title Pengamat Nilai Strategi John Herdman Berantakan, Timnas Indonesia Wajib Evaluasi

Seluruh perjalanan Timnas Indonesia selama fase grup masih dinilai memungkinkan dilakukan menggunakan penerbangan komersial reguler tanpa mengganggu persiapan tim.

Menurut Marsal, seluruh jadwal keberangkatan telah disusun dengan mempertimbangkan waktu pemulihan pemain. 

img_title PSSI Buka Suara soal Justin Hubner Jadi Sasaran Ujaran Kebencian

PSSI juga memastikan bahwa skuad Garuda tetap memperoleh waktu istirahat yang cukup sebelum menjalani pertandingan berikutnya.

Indonesia sendiri akan menjalani dua pertandingan kandang di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, sebelum bertandang ke markas lawan. 

Karena mayoritas perjalanan masih berada di kawasan Asia Tenggara dengan durasi penerbangan yang relatif singkat, penggunaan pesawat reguler dianggap masih menjadi pilihan paling efektif.

Selain faktor efisiensi, keputusan tersebut juga berkaitan dengan pengelolaan anggaran. 

PSSI memilih memaksimalkan kebutuhan utama tim, seperti fasilitas latihan, akomodasi, pemulihan pemain, dan dukungan sport science dibanding mengalokasikan dana besar untuk menyewa pesawat khusus.

Fokus pada Performa Tim

PSSI menegaskan bahwa keputusan tidak menggunakan pesawat carter sama sekali tidak akan memengaruhi performa Timnas Indonesia. 

Seluruh kebutuhan perjalanan telah dipersiapkan secara matang agar para pemain tetap berada dalam kondisi terbaik sepanjang turnamen.

Pelatih John Herdman bersama tim pelatih juga terus menyusun program latihan yang menyesuaikan jadwal perjalanan. 

Dengan demikian, pemain tetap memiliki waktu untuk menjalani recovery setelah pertandingan maupun setelah melakukan perjalanan menuju kota berikutnya.

Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. 

Jadwal yang sudah tersusun membuat PSSI merasa perjalanan menggunakan maskapai reguler masih sangat memungkinkan tanpa mengganggu persiapan skuad Garuda.

Marsal menambahkan bahwa penggunaan pesawat carter baru akan dipertimbangkan apabila situasi kompetisi menuntut mobilitas yang lebih tinggi atau jadwal pertandingan berubah secara signifikan. 

Halaman Selanjutnya
img_title