Vietnam Kehilangan Pemain Kunci Jelang Piala AFF 2026, Untungkan Indonesia?
- Istimewa
VIVASoccer – Timnas Vietnam, salah satu pesaing utama Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, kembali diterpa kabar kurang menggembirakan. Gelandang serang Khuat Van Khang dipastikan meninggalkan pemusatan latihan setelah mengalami cedera yang belum pulih.
Absennya Van Khang menjadi pukulan bagi skuad asuhan Kim Sang-sik, yang tengah mempersiapkan diri mempertahankan gelar juara ASEAN Championship.
Cedera Paksa Van Khang Tinggalkan Tim
Berdasarkan laporan media Vietnam Thethao247, keputusan melepas Khuat Van Khang diambil setelah evaluasi dari staf pelatih dan tim medis.
Pemain milik Viettel FC itu dinilai belum berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk melanjutkan program latihan bersama tim nasional.
Van Khang kemudian dipulangkan ke klubnya agar dapat menjalani proses perawatan dan pemulihan hingga kondisinya benar-benar pulih.
Pelatih Vietnam, Kim Sang-Sik (tengah).
- Viva.co.id
Jadi Pemain Ketiga yang Absen
Cedera Van Khang menambah daftar pemain Vietnam yang harus meninggalkan skuad selama masa persiapan.
Ia menjadi pemain ketiga yang keluar dari pemusatan latihan akibat masalah kebugaran, sehingga memaksa Kim Sang-sik melakukan penyesuaian dalam menyusun komposisi tim.
Van Khang sendiri dikenal sebagai pemain serbabisa yang mampu bermain sebagai gelandang maupun sayap kiri. Kehadirannya selama ini menjadi salah satu opsi penting dalam skema permainan Vietnam.
Vietnam Tetap Jadi Ancaman
Meski kehilangan sejumlah pemain, Vietnam tetap menjadi salah satu kandidat kuat di Piala AFF 2026.
Sebagai juara bertahan, The Golden Star Warriors memiliki pengalaman dan kualitas yang membuat mereka tetap diperhitungkan dalam persaingan di Grup A, termasuk saat menghadapi Timnas Indonesia.
Absennya Van Khang memang mengurangi pilihan di lini tengah dan sektor sayap, tetapi belum tentu mengubah kekuatan Vietnam secara keseluruhan.
Indonesia Tetap Harus Waspada
Bagi Timnas Indonesia, kabar absennya salah satu pemain Vietnam bisa menjadi perkembangan positif menjelang turnamen.
Namun, kondisi tersebut tidak otomatis membuat pertandingan melawan Vietnam menjadi lebih mudah.
Skuad Garuda tetap harus mempersiapkan diri secara maksimal karena Vietnam masih memiliki banyak pemain berpengalaman dan kualitas yang mampu memberikan ancaman.