Susul Jay Idzes? Erick Thohir Siapkan Kejutan Pemain Abroad di Piala AFF 2026
VIVASoccer - Persiapan Timnas Indonesia menjelang ajang bergengsi se-Asia Tenggara semakin memanas. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akhirnya angkat bicara mengenai kepastian pemanggilan para pemain yang merumput di benua Eropa (abroad) untuk memperkuat skuad Garuda dalam gelaran Piala AFF 2026.
Langkah strategis terus dirancang demi mengawinkan ambisi juara dengan regulasi ketat klub-klub luar negeri.
Erick menegaskan bahwa kendati turnamen regional ini tidak masuk dalam kalender resmi FIFA Matchday, PSSI tetap mengupayakan kejutan nyata agar timnas tampil dengan komposisi paling menjanjikan.
Tantangan terbesar memanggil bintang seperti Jay Idzes hingga Ole Romeny ke kompetisi regional adalah ego dan izin ketat dari manajemen klub di Eropa. Mengingat status turnamen yang berada di luar kalender FIFA, klub-klub asing tidak memiliki kewajiban legal untuk melepas aset berharga mereka.
Meski begitu, Erick Thohir menyampaikan pandangan optimistis yang berfokus pada pendekatan persuasif dan komunikasi interpersonal yang baik.
"Kami tidak akan mengambil langkah koersif atau memaksakan kehendak kepada klub pemilik pemain," ujar Erick Thohir.
Sebagai bagian dari kejutan strategis tersebut, PSSI mengandalkan fleksibilitas turnamen mini maupun koordinasi agenda ASEAN di bawah naungan FIFA pada periode bulan-bulan krusial mendatang guna menyisipkan satu atau dua nama andalan dari liga top Eropa.
Regulasi Domestik Demi Target Juara ASEAN
Guna memastikan kestabilan fondasi tim utama, PSSI di bawah arahan Erick Thohir juga telah melakukan perombakan jadwal yang signifikan di level domestik.
Upaya ini dilakukan agar pelatih kepala John Herdman dibekali materi pemain terbaik tanpa terhambat oleh kepentingan internal kompetisi lokal. PSSI telah berhasil berkoordinasi erat dengan pihak operator liga.
Hasilnya, kelanjutan Super League resmi dimundurkan hingga September 2026 demi kelancaran agenda recovery dan pemusatan latihan skuad merah putih. Dengan perubahan jadwal kompetisi ini, seluruh tim di tanah air dipastikan wajib melepas pilar lokalnya.
Skuad Garuda yang sedang melangsungkan TC intensif di Bali saat ini telah dihuni oleh kombinasi nama potensial, termasuk proses percepatan naturalisasi pemain keturunan baru demi kedalaman taktik yang optimal.*