Naturalisasi Bukan Solusi Jangka Panjang, Ini Pesan Arya Sinulingga untuk Timnas Indonesia
VIVASoccer – Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI sekaligus Juru Bicara PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan Timnas Indonesia tidak bisa selamanya bergantung pada program naturalisasi untuk meningkatkan prestasi di level internasional. Menurutnya, pembinaan pemain usia muda harus menjadi fondasi utama agar sepak bola Indonesia mampu berkembang secara berkelanjutan.
Pernyataan tersebut disampaikan Arya saat memberikan sambutan dalam acara pelepasan tim juara SKF Meet The World Indonesia menuju Gothia Cup di Swedia. Cuplikan acara itu diunggah melalui kanal YouTube Bola Sport.
Pembinaan Usia Muda Jadi Kunci
Mengutip tayangan YouTube Bola Sport, Arya menilai perhatian terhadap pembinaan pemain muda harus terus ditingkatkan apabila Indonesia ingin mewujudkan target tampil lebih kompetitif di level dunia.
"Pak Prabowo sudah jelas. Kok Indonesia belum masuk dunia? Kuncinya ini muda. Kita kemarin masih pakai cara dengan melakukan proses naturalisasi, tapi kan sampai kapan? Kita harus masuk ke pembinaan usia muda. Ini yang harus dilakukan," kata Arya dalam acara tersebut.
Menurutnya, program naturalisasi memang memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Namun, strategi tersebut perlu diimbangi dengan sistem pembinaan usia dini agar regenerasi pemain dapat berjalan secara berkesinambungan.
Arya menilai lahirnya pemain berkualitas tidak bisa hanya mengandalkan perekrutan pemain keturunan. Indonesia, kata dia, harus mampu mencetak talenta sendiri melalui kompetisi dan pembinaan sejak usia muda.
Apresiasi Dukungan untuk Talenta Muda
Dalam kesempatan yang sama, Arya juga menyampaikan apresiasi kepada SKF yang telah mendukung penyelenggaraan turnamen usia muda dan memberikan kesempatan kepada pemain Indonesia untuk tampil di Gothia Cup, salah satu turnamen sepak bola usia muda terbesar di dunia.
Masih mengutip tayangan YouTube Bola Sport, Arya berharap semakin banyak perusahaan swasta nasional mengikuti langkah tersebut dengan ikut berkontribusi terhadap pembinaan sepak bola usia dini.
"Terima kasih kepada teman-teman SKF yang sudah mendorong adik-adik kita ini untuk masuk ke level Gothia di dunia. Experience itu penting banget," ujarnya.
Ia menilai keterlibatan sektor swasta menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat perkembangan ekosistem sepak bola nasional, terutama untuk memberikan akses kompetisi internasional kepada pemain muda.