11 Pemain Persib Masuk Timnas Indonesia, Bukti Kualitas Juara Liga 1 Jadi Tulang Punggung Skuad AFF 2026
VIVASoccer – Persib Bandung menjadi klub yang paling banyak menyumbangkan pemain dalam daftar 50 nama awal Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026. Kehadiran 11 pemain Maung Bandung di skuad sementara menunjukkan kualitas juara Liga 1 musim lalu sekaligus mempertegas bahwa performa di kompetisi domestik tetap menjadi perhatian utama tim pelatih.
Jumlah tersebut langsung menjadi perbincangan di kalangan pecinta sepak bola nasional. Meski nantinya daftar tersebut masih akan dipangkas menjadi sekitar 26 pemain untuk skuad final, dominasi pemain Persib memperlihatkan besarnya kontribusi klub asal Bandung itu terhadap kekuatan Timnas Indonesia.
Persib Tuai Hasil dari Musim Gemilang
Sebagai juara Liga 1 musim lalu, Persib memang tampil konsisten sepanjang kompetisi. Stabilitas performa, kedalaman skuad, hingga keberhasilan mempertahankan level permainan membuat banyak pemainnya masuk radar tim nasional.
Dalam pembahasan podcast Locker Room, pengamat sepak bola Kesit Budi Handoyo menilai kondisi tersebut merupakan hal yang sangat wajar.
Menurutnya, Persib sejak awal memang dihuni banyak pemain yang telah berstatus langganan tim nasional. Kehadiran sejumlah rekrutan baru yang juga memiliki pengalaman internasional semakin memperkuat kualitas skuad Maung Bandung.
Nama-nama seperti Marc Klok, Beckham Putra, Kakang Rudianto, Robi Darwis hingga pemain yang memiliki pengalaman bersama Timnas Indonesia menjadi contoh bahwa Persib tidak hanya mengandalkan kekuatan kolektif, tetapi juga kualitas individu yang sudah teruji.
Bukan Sekadar Banyak, tetapi Berkualitas
Dominasi Persib dalam daftar sementara Timnas Indonesia bukan semata karena status juara Liga 1. Lebih dari itu, para pemain tersebut dinilai memang memiliki kualitas yang layak bersaing di level internasional.
Kesit menilai pemain yang sudah berstatus tim nasional tentu memiliki standar kemampuan di atas rata-rata. Karena itu, ketika mereka berkumpul dalam satu klub, peluang untuk kembali dipanggil memperkuat Timnas Indonesia menjadi semakin besar.
Pandangan serupa juga disampaikan pengamat sepak bola Haris Pardede. Ia menilai akan terasa janggal apabila klub juara justru hanya mengirim satu atau dua pemain ke tim nasional.
"Kalau tim juara justru hanya menyumbang sedikit pemain, itu baru tidak wajar," ujar Haris dalam podcast Locker Room.