Konate Respons Sesumbar Lamine Yamal, Prancis Siap Balas Spanyol di Piala Dunia 2026
VIVASoccer – Bek Timnas Prancis Ibrahima Konate menegaskan Les Bleus sama sekali tidak gentar menghadapi Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026. Pernyataan itu menjadi respons atas komentar bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, yang sebelumnya menyebut Prancis seharusnya menjadi tim yang merasa takut menjelang duel dua raksasa Eropa tersebut.
Laga Prancis melawan Spanyol dijadwalkan berlangsung di Arlington, Texas, pada Rabu dini hari WIB, 15 Juli 2026. Pertandingan ini menjadi ulangan semifinal Euro 2024 ketika La Roja berhasil menyingkirkan Prancis dengan skor 2-1.
Tak Terpengaruh Perang Urat Saraf
Usai membawa Spanyol menyingkirkan Belgia di perempat final, Lamine Yamal melontarkan psywar dengan mengatakan bahwa Prancis adalah tim yang seharusnya merasa tertekan karena hasil pertemuan kedua negara dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, Konate memastikan skuad asuhan Didier Deschamps tidak memberikan perhatian berlebihan terhadap komentar tersebut.
Dalam sesi media resmi Timnas Prancis menjelang semifinal Piala Dunia 2026, Konate mengatakan timnya tidak takut kepada siapa pun dan memilih fokus mempersiapkan pertandingan.
"Apakah Prancis takut kepada Spanyol? Tidak. Sejujurnya kami tidak memperhatikan semua yang dikatakan menjelang pertandingan."
Bek yang baru bergabung dengan Real Madrid itu menambahkan bahwa kerendahan hati menjadi modal utama Prancis sejak awal turnamen.
"Kami tidak boleh takut kepada siapa pun. Yang terpenting adalah mempertahankan kerendahan hati yang kami miliki sejak awal kompetisi dan tidak terjebak dalam hal-hal seperti itu. Dia boleh mengatakan apa pun yang dia inginkan. Kami akan mempersiapkan pertandingan sebaik mungkin dan semoga hasil akhirnya berpihak kepada kami," ujar Konate kepada wartawan dalam sesi media resmi Timnas Prancis.
Ancaman Spanyol Bukan Hanya Lamine Yamal
Konate juga menolak anggapan bahwa Prancis hanya perlu mematikan pergerakan Lamine Yamal untuk menghentikan Spanyol.
Menurutnya, kekuatan La Roja justru terletak pada kualitas kolektif yang dimiliki hampir di seluruh lini.
Ia menjelaskan tim pelatih Prancis belum menyusun rencana khusus untuk menjaga Yamal karena seluruh pemain Spanyol mampu menciptakan perbedaan.
"Sejujurnya kami belum memikirkan itu secara khusus. Spanyol adalah tim yang luar biasa dengan banyak pemain kelas dunia. Tujuannya bukan fokus kepada satu pemain saja karena seluruh tim mereka bisa menyakiti Anda. Ini bukan hanya tentang Lamine, tetapi tentang Spanyol secara keseluruhan," kata Konate dalam sesi media tersebut.